Berita

Direktur Center of Economic and Law Studie (Celios), Bhima Yudhistira/Net

Politik

PPN 12 Persen Batal, Ekonom Usul Tarif Pajak Turun hingga 8 Persen!

RABU, 01 JANUARI 2025 | 20:00 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Keputusan pemerintah untuk membatalkan penerapan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12 persen pada barang dan jasa umum disambut baik masyarakat.

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira menilai, langkah ini sudah tepat karena pemerintah mempertimbangkan daya beli masyarakat serta keberlanjutan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Kenaikan PPN 12 persen hanya untuk barang mewah lebih positif ke ekonomi, meski saat ini harga barang terlanjur naik karena aturan teknis PMK terlambat terbit," ujar Bhima kepada RMOL, pada Rabu 1 Januari 2025.


Menurut Bhima, meski pembatalan PPN 12 persen memberikan angin segar bagi masyarakat kelas menengah ke bawah, pemerintah sebaiknya tidak berhenti di sini saja. 

Ia menyarankan agar tarif PPN diturunkan lebih jauh hingga mencapai 8 persen untuk meringankan beban masyarakat secara lebih signifikan.

"Ya, pemerintah akhirnya kan menimbang juga efek daya beli masyarakat menengah ke bawah, dan UMKM. Tapi yang diharapkan setelah pembatalan PPN 12 persen ke barang dan jasa umum, harusnya pemerintah mulai siapkan penurunan tarif PPN ke 8 persen," tambahnya.

Bhima juga menekankan pentingnya kebijakan fiskal yang lebih progresif agar penerimaan negara tetap terjaga tanpa membebani masyarakat luas. Hal ini, menurutnya, dapat dicapai dengan mengutamakan pengelolaan pajak yang lebih efisien dan berkeadilan.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya