Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Akhir Tahun yang Suram, Harga Emas dan Perak Serempak Turun

SELASA, 31 DESEMBER 2024 | 13:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas dunia merosot karena trader menunggu katalis baru dan data ekonomi Amerika (AS) yang dapat memengaruhi prospek suku bunga Federal Reserve untuk 2025. 

Dikutip dari Reuters, harga emas spot turun 0,6 persen menjadi 2.604,49 Dolar AS per ons pada perdagangan Senin 30 Desember 2024 atau Selasa WIB.  

Emas berjangka AS ditutup menyusut 0,5 persen menjadi 2.618,10 Dolar AS.


Analis memperkirakan, turunnya harga ini juga dipengaruhi oleh sepinya pasar karena liburan Natal dan Tahun Baru. 

"Saya pikir ini hanya perdagangan yang sepi karena liburan. Mungkin ada sedikit penyesuaian sebelum akhir tahun," kata Peter Grant, Vice President Zaner Metals.

Ketegangan geopolitik diperkirakan tetap tinggi hingga tahun depan, dengan bank sentral terus membeli emas, sementara situasi utang Amerika kemungkinan akan memburuk dan defisit bakal meningkat di bawah pemerintahan Trump.

Tahun ini, harga emas meroket hampir 27 persen, mencapai rekor tertinggi 2.790,15 Dolar AS pada 31 Oktober.  Investor mencari logam kuning di tengah ketidakpastian geopolitik dan pemotongan suku bunga Amerika.

Harga perak spot merosot 1,3 persen menjadi 28,98 Dolar AS per ons, sedangkan platinum turun 1,5 persen menjadi 905,62 Dolar AS. Paladium juga harus merosot 1 persen menjadi 902,16 Dolar AS.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya