Berita

Gudang pupuk di Sumatera Utara/Ist

Nusantara

Jelang 2025, Stok Pupuk di Sumatera Utara Dipastikan Tersedia Sesuai Ketentuan

SENIN, 30 DESEMBER 2024 | 21:33 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

PT Pupuk Indonesia (Persero) mencatat total stok pupuk di Provinsi Sumatera Utara menjelang 2025 mencapai 82.113 ton. Jumlah stok berdasarkan data per 27 Desember 2024 tersebut setara dengan 480% dari ketentuan stok minimal yang ditentukan pemerintah, yakni 17.102 ton.

“Pupuk Indonesia melakukan penyaluran pupuk di Sumatera Utara sesuai dengan aturan pemerintah yang berlaku, kami senantiasa berupaya memastikan stok pupuk di Sumatera Utara cukup untuk kebutuhan petani terdaftar pada musim tanam perdana di 2025 dan mendukung swasembada pangan,” kata General Manager (GM) Wilayah 1 Pupuk Indonesia, Roh Eddy, pada Senin, 30 Desember 2024.

Adapun stok pupuk jenis urea di wilayah Sumatera Utara pada saat ini mencapai 50.658 ton atau setara 658% dari stok minimal yang ditentukan pemerintah, yakni 7.693 ton. Sementara, stok pupuk NPK mencapai 29.351 ton atau 236% dari stok minimal dan stok pupuk organik mencapai 2.104 atau 263% dari stok minimal sebanyak 800 ton.


Roh Eddy menambahkan realisasi penyaluran pupuk bersubsidi wilayah Sumatera Utara selama 2024 juga terus terjaga. Hingga 27 Desember 2024, Pupuk Indonesia telah menyalurkan pupuk bersubsidi dengan total 356.204 ton di seluruh wilayah Sumatera Utara. Secara lebih rinci, pupuk yang telah disalurkan itu berjenis pupuk urea sebanyak 165.979 ton dan pupuk NPK sebanyak 190.225 ton.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah sudah menetapkan alokasi pupuk bersubsidi 2025 di Provinsi Sumatera Utara, yaitu mencapai 517.742 ton. Pupuk bersubsidi tersebut terdiri dari jenis urea 224.716 ton, NPK 251.568 ton, NPK untuk kakao 5.432 ton dan organik sebanyak 36.026 ton.

Pupuk Indonesia optimistis penyaluran pupuk bersubsidi tahun depan dapat segera dilaksanakan pada 1 Januari 2025. Terlebih seluruh surat keputusan terkait penyaluran pupuk bersubsidi dari provinsi dan seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara telah terbit. 

“Kerja sama yang erat dengan berbagai pihak ini kami yakini dapat mempercepat distribusi pupuk. Hal ini akan turut berdampak positif untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia,” kata dia.

Pupuk Indonesia, lanjutnya, memiliki kelengkapan infrastruktur yang dapat mempercepat proses penyaluran di seluruh wilayah Sumatera Utara. Di provinsi ini, Pupuk Indonesia memiliki 30 gudang penyangga dengan 78 distributor pupuk bersubsidi dan 36 distributor ritel. Selain itu, terdapat pula 2.376 jaringan kios pengecer yang siap menyalurkan pupuk bersubsidi untuk tahun 2025.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya