Berita

Ketua Bidang Koperasi Pimpinan Pusat Satuan Relawan Indonesia (PP Satria) Sya'roni/Ist

Politik

Satria Yakin Bambang Haryadi Bisa Kembalikan Marwah Koperasi

SENIN, 30 DESEMBER 2024 | 14:02 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Musyawarah Nasional (Munas) Dewan Koperasi Nasional (Dekopin) yang diselenggarakan pada 27-29 Desember 2024 di Hotel Sultan Jakarta, secara aklamasi telah memberikan mandat kepada Bambang Haryadi sebagai Ketua Umum Dekopin 2024-2029. 

Munas diselenggarakan sebagai upaya rekonsiliasi dua kubu kepengurusan Dekopin sebelumnya. 

Ketua Bidang Koperasi Pimpinan Pusat Satuan Relawan Indonesia Raya (PP Satria) Sya'roni menyampaikan kebanggaannya atas terpilihnya Bambang Haryadi yang juga Ketua Umum Satria sebagai Ketua Umum Dekopin. 


"Ketum Bambang Haryadi memiliki integritas, kapabilitas, pengalaman yang matang, serta jaringan yang luas. Sehingga sangat tepat mengemban amanah itu," kata Sya'roni kepada wartawan, Senin 30 Desember 2024.

Sya'roni menambahkan, Bambang Haryadi juga diyakini akan mampu mengembalikan marwah koperasi sebagai soko guru perekonomian bangsa yang akhir-akhir sempat redup dan tertinggal dari para pelaku ekonomi lainnya, terutama perusahaan-perusahaan besar. 

"Saat ini total aset koperasi di seluruh Indonesia hanya sebesar Rp281 triliun. Angka tersebut jauh lebih kecil bila dibandingkan dengan total aset BUMN yang mencapai Rp10.402 triliun," tuturnya.

Sya'roni melanjutkan, Bambang Haryadi juga akan mampu merevitalisasi koperasi sebagai sistem ekonomi yang berbasiskan gotong-royong untuk menghadapi sistem rentenir yang semakin merajalela. 

"Penguatan koperasi hingga ke basis-basis masyarakat bisa menjadi solusi untuk memberikan dukungan pengembangan usaha untuk meningkatkan perekonomian sehingga tidak perlu lagi terjerat utang ke rentenir," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya