Berita

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)/Ist

Hukum

KPK Edisi Jokowi Terbukti Tak Bisa Buntungi Korupsi

JUMAT, 27 DESEMBER 2024 | 06:16 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Daripada menjadi pasukan pemukul kekuasaan, lebih baik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dibubarkan saja.

Demikian penegasan Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI), Islah Bahrawi melalui cuitan akun X pribadinya yang dikutip Jumat 27 Desember 2024.

"Format ulang, lalu ganti dengan UU KPK setelan pabrik yang paling awal," kata Islah Bahrawi.


Apabila KPK dibiarkan seperti sekarang ini, menurut Islah Bahrawi, lembaga antirasuah itu akan seterusnya jadi ruang pertempuran politik. 

"Apalagi KPK "Edisi Jokowi" ini gak terbukti juga tuh bisa membuntungi korupsi," kata Islah Bahrawi.

"Karena begini loh, mereka yang hari ini dikejar-kejar oleh KPK, jika suatu saat mereka berkuasa, maka akan gantian memakai KPK untuk mengejar musuh-musuhnya," sambungnya. 

"Siklusnya akan selalu begitu. Lalu, pemberantasan korupsinya dimana? Omon-omon aja lu!" pungkasnya.

Terbaru, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto ditetapkan sebagai tersangka kasus suap terkait pergantian antarwaktu anggota DPR periode 2019-2024 serta perintangan penyidikan. 

Muncul dugaan penetapan tersangka Hasto ada cawe-cawe Jokowi. Sebabnya komisioner KPK yang baru bertugas merupakan hasil seleksi pansel bentukan Jokowi.




Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya