Berita

Japan Airlines/Net

Bisnis

Japan Airlines Diserang Hacker, Jadwal Penerbangan Terganggu

KAMIS, 26 DESEMBER 2024 | 13:30 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Maskapai Japan Airlines (JAL) diserang peretas (hacker) pada Kamis 26 Desember 2024.

Juru Bicara Japan Airlines mengatakan serangan tersebut kemungkinan akan mengganggu jadwal penerbangan dalam beberapa waktu ke depan. Namun, mereka mengaku tengah berupaya menangkal serangan tersebut.

"Kami bisa memastikan kami sedang menjadi sasaran serangan siber dan sedang menangani situasi ini," kata juru bicara tersebut kepada AFP.


"Ada kemungkinan berdampak pada penundaan dan pembatalan penerbangan,” tambahnya.

Meski demikian, jubir tersebut tidak memberikan detail mengenai serangan hacker itu. Ia juga tidak menjelaskan soal rincian penundaan penerbangan yang akan dilakukan.

Serangan hacker terhadap maskapai terbesar kedua di Jepang ini telah menambah deretan perusahaan dari negeri Sakura yang terkena serangan siber pada tahun ini.

Pada Juni lalu, situs berbagi video populer Jepang, Niconuco, menjadi sasaran hacker. Serangan siber itu masuk kategori serangan berskala besar.

Selain itu, pada 2022, Pemerintah Jepang juga mengungkapkan adanya serangan hacker di balik gangguan distribusi Toyota. Saat itu, serangan siber membuat operasi produksi Toyota terhenti selama satu hari.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya