Berita

Founder lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Prof Saiful Mujani/Rep

Politik

Sangat Menguntungkan, Parpol Berambisi Pilkada Balik ke DPRD

SELASA, 24 DESEMBER 2024 | 00:04 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Presiden Prabowo Subianto menggulirkan wacana agar Pilkada tidak lagi dilakukan secara langsung oleh rakyat, melainkan melalui DPRD.

Usulan ini menuai berbagai tanggapan, termasuk dari Founder lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Prof Saiful Mujani saat berbicara dalam podcast Akbar Faizal Uncensored dilihat redaksi, Selasa 24 Desember 2024.

Saiful mengatakan, partai politik alias parpol sudah lama menginginkan Pilkada dikembalikan kepada mereka melalui DPRD.


"Partai politik menginginkan semua dikembalikan kepada mereka. Karena jelas sangat menguntungkan partai politik," kata Saiful.

Karena parpol dengan leluasa melakukan monopoli Pilkada tanpa melibatkan rakyat secara langsung.

"Cuma satu catatannya. Kita harus pahami bahwa di mata masyarakat, lembaga yang paling buruk, paling tidak dipercaya rakyat adalah parpol dan DPR," kata Saiful.

"Jadi kita mau menyadarkan segala keputusan strategis di negeri ini kepada lembaga yang tidak dipercaya oleh rakyat. Coba bayangkan," sambungnya. 

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menginginkan Pilkada dipilih oleh DPRD setempat tanpa mengeluarkan anggaran negara yang cukup besar.

"Saya lihat negara-negara tetangga kita efisien. Malaysia, Singapura, India. Sekali milih anggota DPR ya sudah DPRD itulah yang milih gubernur, bupati. Efisien, nggak keluar duit, keluar duit, keluar duit, kayak kita kaya bener nggak?" kata Prabowo ketika memberikan sambutan di acara HUT ke-60 Partai Golkar, SICC, Bogor, Jawa Barat, Kamis malam, 12 Desember 2024.



Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya