Berita

Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi/Ist

Politik

Budi Arie Resmikan Koperasi Pengemudi Berdaya Indonesia

MINGGU, 22 DESEMBER 2024 | 16:34 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi meresmikan pembentukan Koperasi Pengemudi Berdaya Indonesia (KOPDI) yang menjadi entitas usaha bersama dari organisasi Rumah Berdaya Pengemudi Indonesia (RBPI). 

Budi Arie mengapresiasi komitmen dari pengurus RBPI yang ingin mendorong kesejahteraan anggotanya yang dinilai masih jauh dari harapan. 

"Kita harap koperasi KOPDI ini menjadi usaha bersama untuk melakukan transformasi menuju Indonesia Emas. Kami ingin ke depan kemajuan Indonesia dinikmati dan dirasakan oleh semua warga termasuk para pengemudi Indonesia," kata Budi Arie saat meresmikan KOPDI di Komplek Taman Bunga Wiladatika Cibubur, Minggu 22 Desember 2024.


Menkop meyakini apabila KOPDI dikelola dengan baik oleh tenaga profesional akan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan para pengemudi. 

Kementerian Koperasi dipastikan akan terus memberikan dukungan penuh baik dari sisi kebijakan, penguatan SDM pengelola koperasi hingga kemudahan akses pembiayaan bagi KOPDI.

Diakui bahwa saat ini rata-rata kesejahteraan pengemudi belum layak. Untuk itu koperasi dinilai sebagai jalan tengah untuk mewujudkan misi tersebut.

Dengan berdirinya KOPDI ini, Menkop berharap target peningkatan rasio keanggotaan masyarakat pada koperasi dapat tercapai sebesar 60 juta orang. Sementara itu jumlah pengemudi di seluruh Indonesia sekitar 13 juta orang. 

"Dengan jumlah itu artinya target 60 juta akan tercapai dengan cepat, belum nanti ada koperasi petani, koperasi buruh dan lainnya," tandas Menkop.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya