Berita

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKS, Sukamta/Net

Politik

Fraksi PKS Dukung Presiden Prabowo Perjuangkan Kepentingan Umat Muslim

SABTU, 21 DESEMBER 2024 | 15:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI memberikan dukungan penuh atas langkah dan pernyataan Presiden Prabowo Subianto, dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) D-8 ke-11 yang diselenggarakan di Kairo, Mesir, pada 19 Desember 2024.

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKS, Sukamta, mengapresiasi komitmen Prabowo dalam memperjuangkan kepentingan negara-negara Muslim, termasuk penghormatan terhadap hukum internasional dan resolusi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

“Sikap ini sejalan dengan visi Fraksi PKS untuk memperjuangkan keadilan global dan mempererat persaudaraan antarnegara Muslim,” ujar Sukamta kepada wartawan, Sabtu 21 Desember 2024.


Ditegaskan Sukamta, Fraksi PKS di DPR RI menyoroti beberapa poin penting dari pidato Presiden Prabowo di KTT D-8. Pertama, mendukung kritik Presiden atas kurangnya penghormatan terhadap resolusi PBB, terutama terkait isu Palestina, Lebanon, dan Suriah.

Menurut Sukamta, peran aktif Indonesia dalam menyuarakan keadilan di forum internasional adalah langkah strategis yang harus terus diperkuat.

"Kedua, pesan Presiden Prabowo tentang pentingnya persatuan negara-negara Muslim relevan dalam menghadapi tantangan global, termasuk upaya memecah belah melalui strategi 'divide et impera'," ungkapnya.

Ketiga, Fraksi PKS juga mendukung upaya Presiden dalam mendorong kerja sama ekonomi dan transfer teknologi antarnegara D-8 sebagai langkah untuk meningkatkan kemandirian dan daya saing negara-negara Muslim.

Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI ini menambahkan bahwa Fraksi PKS akan mendorong langkah-langkah konkret di dalam negeri untuk mendukung agenda-agenda yang diusung dalam KTT D-8.

“Kami di DPR RI akan memastikan bahwa kebijakan nasional mendukung komitmen internasional yang telah disampaikan Presiden, khususnya dalam bidang ekonomi, teknologi, dan diplomasi kemanusiaan,” tegas Sukamta.

Melalui momentum KTT D-8, Fraksi PKS berharap Indonesia terus menjadi pelopor dalam memperjuangkan keadilan, perdamaian, dan kemakmuran bagi negara-negara Muslim.

Kerjasama strategis antarnegara D-8 diharapkan dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia dan dunia Islam.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya