Berita

Ilustrasi/RMOL

Resensi

Mengenal Lebih Jauh Tentang Restrukturisasi Perusahaan

SABTU, 21 DESEMBER 2024 | 01:01 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

ISTILAH restrukturisasi perusahaan atau corporate restructuring sudah tidak asing lagi para pelaku usaha atau pimpinan perusahaan baik BUMN maupun swasta.

Namun langkah-langkah yang perlu diperhatikan berdasarkan pengalaman empiris hingga menjadi suatu teori dan postulat masih jarang ditulis oleh banyak akademisi dan para master bisnis yang sudah malang melintang dalam dunia usaha.

Buku berjudul “Corporate Restructuring” yang ditulis Dr. Dayan Hakim NS dan Dr. Yoyo Sudaryo hadir di tengah gersangnya literasi tentang kiat-kiat teknis menuju restukturisasi perusahaan yang ideal.


Buku setebal 410 halaman yang diterbitkan Penerbit ANDI ini seakan menjadi bacaan wajib bagi para pimpinan perusahaan, mahasiswa ekonomi dan bisnis serta masyarakat umum yang ingin bergelut di bidang keuangan dan manajemen.
Dengan gaya bahasa yang renyah dan enak dibaca, serta matangnya pengalaman penulis di bidang manajemen perusahaan, membuat buku ini memiliki nilai lebih dalam tataran teoritis dan praktis. 

Berangkat dari teori-teori yang berkembang dalam dunia akuntansi dan manajemen, restrukturisasi perusahaan memiliki arti sebagai upaya melakukan pembenahan (strukturisasi) kembali perusahaan agar dapat beradaptasi dengan berbagai perubahan lingkungan bisnis yang tengah berlangsung.

Dunia selalu berubah, tidak ada yang tinggal tetap. Perubahan menjadi suatu keniscayaan dalam dunia bisnis. Ada perubahan yang cepat, lambat, baik dan buruk. Dengan demikian, perusahaan sebagai organisasi yang hidup juga harus dinamis menghadapi setiap perubahan dengan melakukan perubahan.

Sehingga restrukturisasi perusahaan sebagai bagian dari perencanaan strategis jangka panjang sangat diperlukan oleh pengambil keputusan dalam perusahaan. Selanjutnya manajemen strategi perlu disusun untuk mencapai tujuan dan sasaran perusahaan.

Buku yang terdiri dari 12 bab ini juga memuat berbagai contoh kasus yang terjadi pada perusahaan BUMN dan swasta bahkan di perusahaan negara lain. Dengan demikian, kematangan berpikir seorang pimpinan perusahaan serta teori menjadi acuan penting dalam mengatasi permasalahan di waktu dan tempat yang berbeda. 

Penulis dengan gamblang mengurai pemecahan masalah dari berbagai kasus yang ada untuk diterapkan dalam kondisi yang tidak memungkinkan. Secara alur berpikir, buku ini mengajak pembaca untuk menyelami segala kemungkinan yang bisa terjadi dalam perusahaan,  di mana ancaman pailit terus menghantui setiap proses manajemen.

Mengacu pada Financial Statement Analysis hingga Corporate Restructuring terbagi menjadi Portfolio Restructuring, Financial Restructuring, Debt Restructuring, Organizational Restructuring dan Operational Restructuring.

Setelah itu pembahasan berlanjut pada Financial Modeling yang akan mendukung keputusan Restructuring. Selanjutnya pembaca dibawa kepada konsep Holding Company, Merger dan Akuisisi, serta integrasi Pascamerger. Terakhir, perhitungan Financial Distress serta Exit Strategy dan Bankcruptcy menjadi penyempurna dari buku ini.

Orang bijak berkata bahwa sejarah (peristiwa) akan melahirkan hukum, hukum kemudian menjadi filosofi dan teori hingga menurunkan model, strategi, taktik sampai kepada program. Buku ini mampu menjawab keseluruhan alur kebijaksanaan tersebut dalam dunia bisnis perusahaan. Selamat membaca!   

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya