Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Senator AS Minta Biden Perpanjang Batas Waktu TikTok untuk Jual Aset

JUMAT, 20 DESEMBER 2024 | 14:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dua senator Amerika Serikat (AS), Ed Markey dari Partai Demokrat dan Rand Paul dari Partai Republik, mendesak Presiden Joe Biden untuk memperpanjang batas waktu 90 hari bagi ByteDance, perusahaan induk TikTok, untuk menjual aset aplikasi tersebut atau menghadapi larangan di AS.

"Mengingat masa depan hukum yang tidak pasti dan konsekuensinya terhadap kebebasan berekspresi, kami mendesak Anda untuk mengajukan perpanjangan 90 hari sebelum tanggal 19 Januari," tulis para senator kepada Biden, seperti dikutip dari Reuters, Jumat 20 Desember 2024.

Sebelumnya, Mahkamah Agung mengumumkan bahwa mereka akan mempertimbangkan gugatan hukum terhadap TikTok dan ByteDance. Mereka diminta untuk memutuskan apakah larangan atau penjualan aplikasi TikTok bisa dihentikan, dan akan mengadakan sidang mengenai hal tersebut pada 10 Januari 2025.


Berdasarkan undang-undang yang disahkan Senat, TikTok akan dilarang di AS kecuali ByteDance menjualnya paling lambat 19 Januari 2025. 

Undang-undang tersebut juga memberi pemerintah AS kewenangan luas untuk melarang aplikasi milik asing lainnya yang dapat menimbulkan kekhawatiran tentang pengumpulan data warga Amerika.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya