Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Reuters

Dunia

Putin Ungkap Seharusnya Rusia Luncurkan Operasi Militer di Ukraina Sebelum 2022

JUMAT, 20 DESEMBER 2024 | 13:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Operasi militer di Ukraina seharusnya dilakukan jauh sebelum tahun 2022. Hal ini disampaikan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis, 19 Desember 2024.

Dalam konferensi pers akhir tahun yang dikenal sebagai 'Direct Line', Putin mengakui bahwa Moskow seharusnya mempersiapkan diri dengan lebih baik jika mengetahui sebelumnya bagaimana situasi akan berkembang.

“Jika kita melihat kembali situasi pada tahun 2022 dengan pengetahuan yang kita miliki sekarang, apa yang akan saya pikirkan? Keputusan yang diambil pada awal 2022 seharusnya sudah diambil lebih awal lagi,” kata Putin, seperti dikutip dari RT, Jumat, 20 Desember 2024.


“Selain itu, kita seharusnya mulai mempersiapkan tindakan-tindakan ini, termasuk operasi militer khusus, lebih awal," tambahnya.

Putin juga menyebut bahwa peristiwa di Krimea setelah kudeta yang didukung Barat di Kiev pada tahun 2014 terjadi secara spontan, dan operasi pada tahun 2022 dimulai tanpa persiapan yang signifikan.

"Mengapa kami meluncurkannya? Karena kami tidak bisa diam dan menunggu situasi memburuk bagi kami – itulah intinya," jelas Putin.

Rusia mengerahkan pasukan ke Ukraina pada Februari 2022, menuduh pemerintah Ukraina mengabaikan semua perjanjian dan meningkatkan serangan terhadap Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk.

Hanya beberapa minggu kemudian, kedua pihak hampir mencapai kesepakatan gencatan senjata, tetapi Kyiv mundur karena tekanan dari Barat yang menjanjikan dukungan militer tanpa batas.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya