Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Produk Unggulan Telkom Jadi Solusi AI untuk Birokrasi

RABU, 18 DESEMBER 2024 | 22:18 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Seiring dengan semakin terdigitalisasinya dunia, peran teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) diyakini menjadi salah satu penggerak utama perubahan, terutama di sektor pemerintahan. 

Di Indonesia, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menjadi salah satu pionir dalam mengembangkan dan mengimplementasikan teknologi AI. Dengan produk digital unggulannya, seperti BigBox AI, Telkom telah membuktikan bahwa kecerdasan buatan dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi sektor publik maupun masyarakat luas.

Meskipun potensinya besar, sektor publik masih menghadapi tantangan signifikan yang dapat diatasi dengan implementasi AI, salah satunya adalah efisiensi dalam pengelolaan kompleksitas data yang tinggi. 


AI yang dikembangkan oleh Telkom mampu menyederhanakan data kompleks, sehingga mempercepat proses pengambilan keputusan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Salah satu produk unggulan yang berperan penting dalam hal ini adalah BigBox AI, platform big data dari Telkom yang mampu mengelola dan menganalisis data secara cerdas.

Pemerintah dapat memanfaatkan teknologi di dalam BigBox AI untuk pengumpulan, pengelolaan, dan analisis data yang lebih canggih. Dengan penerapan BigBox AI, berbagai layanan publik dapat ditingkatkan secara signifikan, misalnya pada sektor perpajakan, kesehatan, dan transportasi.

“Kami percaya bahwa teknologi kecerdasan buatan adalah kunci untuk mempercepat transformasi digital di sektor publik. Tantangan yang ada saat ini dapat diatasi dengan kolaborasi dan edukasi yang tepat. Kami di Telkom siap mendukung sektor publik untuk mewujudkan visi pelayanan publik yang lebih cepat, efisien, dan aman,” ujar Direktur Digital Bisnis Telkom Muhamad Fajrin Rasyid dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu, 18 Desember 2024.

Tantangan utama lainnya dalam implementasi AI di sektor publik adalah kesiapan infrastruktur digital. Keterampilan dan pengetahuan sumber daya manusia (SDM) mengenai teknologi juga kerap menjadi kendala. 

Literasi digital yang belum merata sering kali menghambat penggunaan AI secara optimal di sektor publik. Untuk mengatasi hal ini, Telkom menyediakan solusi berupa pelatihan khusus dan program peningkatan kapasitas yang komprehensif, sehingga teknologi AI dapat dimanfaatkan secara maksimal dan sektor publik semakin adaptif.

Selain itu, isu keamanan data menjadi aspek penting yang tidak bisa diabaikan. Sektor publik mengelola data masyarakat yang sensitif, sementara AI bekerja dengan memroses data dalam jumlah besar. Berbeda dengan platform analitik lainnya, BigBox AI dari Telkom tidak hanya menawarkan kemampuan analisis data, tetapi juga dilengkapi dengan fitur keamanan multi-layer, menjadikannya solusi ideal bagi sektor publik untuk menjaga integritas dan keamanan data.

Ke depan, penggunaan AI di sektor publik diyakini akan terus berkembang. AI mampu memberikan manfaat besar, seperti mendeteksi penipuan dalam pengelolaan keuangan negara, mempercepat penyediaan layanan kesehatan berbasis data, serta meningkatkan pelayanan publik secara keseluruhan. 

Tantangan, seperti kesiapan infrastruktur dan keterampilan SDM, harus diatasi melalui pelatihan, edukasi, dan peningkatan investasi di bidang teknologi. Peran nyata Telkom tidak hanya terbatas pada penyediaan teknologi, tetapi juga memberikan dukungan agar solusi yang ditawarkan dapat mewujudkan sektor publik yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Tidak hanya bermanfaat bagi pelayanan publik, pemanfaatan AI juga berkontribusi pada perekonomian nasional. Berdasarkan studi Kearney pada 2020 tentang dampak AI terhadap produk domestik bruto (PDB) di Asia Tenggara, pemanfaatan AI diperkirakan dapat membuka potensi ekonomi baru dan meningkatkan PDB kawasan hingga 1 triliun Dolar AS pada 2030. 

Untuk Indonesia, pemanfaatan AI diproyeksikan menyumbang 12 persen peningkatan PDB nasional atau sekitar 366 miliar Dolar AS pada 2030.

Untuk mencapai target ini, diperlukan infrastruktur dan teknologi digital yang kuat, mudah diakses, aman, serta SDM dengan keterampilan dan literasi digital memadai guna mendukung integrasi AI di berbagai sektor dan daerah secara merata. Telkom berkomitmen untuk terus mendukung inisiatif pemerintah. Dengan BigBox AI dan platform AI unggulan lainnya, Telkom siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya