Berita

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat menghadiri acara Pelantikan Pengurus Pusat (PP) Pemuda Katolik Periode 2024-2027 di Gedung Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Lt. 8, Jl. Cut Meutia No. 8, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa malam, 17 Desember 2024/Istimewa

Politik

Gibran: Kalau Ada yang Persulit Misa Natal, Lapor ke Saya

RABU, 18 DESEMBER 2024 | 01:58 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Presiden Prabowo Subianto ingin umat Kristen dan Katolik merayakan Natal penuh sukacita dengan rasa aman dan damai.

Itu sebabnya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta masyarakat melapor bila ada pihak yang menghalangi-halangi proses ibadah Natal.

Hal itu disampaikan Gibran saat menghadiri Pelantikan Pengurus Pusat (PP) Pemuda Katolik Periode 2024-2027 di Gedung Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Lt. 8, Jl. Cut Meutia No. 8, Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa malam, 17 Desember 2024.


"Saya juga pesan ini ke Mas Gusma (Ketum Pemuda Katolik, Stefanus Gusma), jika ada yang dipersulit saat menjalankan misa Natal dan perayaan Natal, segera laporkan ke kepolisian, TNI, Pemda, atau bisa langsung ke saya. Di situ ada nomor handphone, bisa langsung di WA atau di telepon," kata Gibran sambil menunjukkan gambar "Lapor Mas Wapres".

Menurut Gibran, komitmen ini telah ada sejak ia menjabat sebagai Walikota Solo. 

"Komitmen saya tidak berubah, sama seperti waktu saya masih jadi walikota, tiga tahun lebih di Solo tantangannya juga luar biasa. Kita membuat perayaan Natal, memasang ornamen Natal, pohon Natal, itu tantangannya berat," ungkapnya. 

Namun, rasa ketakutan hilang karena muncul peran pemuda yang berpikiran terbuka dan mampu mem-backup Gibran dalam mengambil setiap keputusan.

"Apa yang membuat saya berani? Karena di belakang saya banyak anak muda yang open minded, pikirannya terbuka, mau merangkul semua, menghargai perbedaan," tegas Gibran.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya