Berita

Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Ketujuh RI Joko Widodo dalam suatu kesempatan/Ist

Politik

Berikut Efek Politik Jokowi dan Keluarga Dipecat PDIP

SELASA, 17 DESEMBER 2024 | 16:28 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemecatan mantan presiden Joko Widodo (Jokowi) dan keluarganya yang secara resmi diumumkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dianggap menimbulkan efek politik ke depan. 

Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos mengamati, PDIP dalam kurun waktu beberapa pekan ini terlihat menyudutkan Presiden ketujuh RI tersebut dan keluarganya. 

Dia memandang, manuver partai berlogo banteng moncong putih itu tidak terlepas dari hubungan Jokowi dengan Presiden Prabowo Subianto.


"Makanya, pemecatan ini akan semakin menyolidkan hubungan Jokowi dengan Presiden Prabowo," ujar Subiran kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Selasa, 17 Desember 2024.

Pengamat politik lulusan S2 Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) itu meyakini, sebab pemecatan itu akibat dari dukungan politik Jokowi kepada  Presiden Prabowo di Pilpres 2024.

"Dan ini tentu pengorbanan yang tidak mudah (bagi PDIP) ," sambungnya berpendapat. 

Lebih lanjut, sosok yang kerap disapa Biran itu memperkirakan sikap politik PDIP memecat Jokowi dan juga putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka serta menantunya Bobby Nasution, tidak mengubah persepsi publik. 

"Pemecatan ini tidak akan berpengaruh terhadap persepsi publik yang sudah terlanjur loyal dan menyukai Presiden Jokowi dan keluarga," ucapnya. 

"Justru para relawan, simpatisan dan para pendukung Jokowi dan keluarganya semakin solid dengan gerakan politik keluarga Jokowi 
belakangan ini," demikian Biran menambahkan.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya