Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Kementan akan Buka Lahan Lebih dari 1 Juta Hektare untuk Penanaman Jagung

SELASA, 17 DESEMBER 2024 | 14:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah terus mendorong pengurangan impor di sektor pertanian termasuk jagung untuk komsumsi. 

Untuk mendukung Langkah tersebut, Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan pembukaan lahan baru lebih dari 1 juta hektare di luar yang sudah ada (existing) untuk digunakan sebagai lokasi penanaman jagung.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengatakan, lahan baru tersebut dibutuhkan guna memenuhi kebutuhan konsumsi jagung dalam negeri. Pembukaan lahan tersebut juga akan membantu pemerintah untuk mengurangi kuantitas impor sehingga mengakselerasi swasembada pangan.


"Kita targetkan lebih dari 1 juta, minimal 1 juta hektare lahan jagung baru yang kita ingin tanami jagung untuk kaitannya pemenuhan kebutuhan jagung dalam negeri," jelas Sudaryono, usai rapat koordinasi pengembangan jagung di Jakarta, dikutip Selasa 17 Desember 2024.

Wamentan memastikan, pembukaan lahan jagung baru tidak akan mengganggu kuota pemenuhan padi gogo karena jagung merupakan tanaman yang kuat dan mudah tumbuh sehingga bisa dimanfaatkan sebagai tumpang sari.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya