Berita

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi/RMOL

Nusantara

Menteri PPPA:

Banyak Kekerasan Seksual Dipelajari dari Gadget

SELASA, 17 DESEMBER 2024 | 07:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menyampaikan langkah konkret untuk melanjutkan program Desa Ramah Perempuan dan Anak yang kini diperluas menjadi "Ruang Bersama Indonesia".

Program ini lahir dari keprihatinan atas tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak yang semakin kompleks, salah satunya akibat dampak negatif gadget. 

“Banyak kekerasan seksual dipelajari dari gadget, masyarakat kita mulai menjadi asosial,” kata Arifah dalam Forum Merdeka Barat (FMB) di Kementerian Komunikasi dan Digital, Senin 16 Desember 2024.


Ruang Bersama Indonesia dirancang sebagai gerakan berbasis data yang melibatkan lintas kementerian. Program ini menekankan pada fungsi ruang bersama sebagai wadah edukasi dan interaksi sosial, bukan hanya sekadar tempat fisik. 

Salah satu fokus utamanya adalah menghidupkan kembali permainan tradisional guna mengurangi ketergantungan anak pada gadget.

Selain itu, ibu-ibu akan diberdayakan melalui pelatihan sesuai minat dan keterampilan mereka, termasuk melibatkan UMKM untuk mendukung keberlanjutan program. 

“Kami ingin setiap desa di Indonesia memiliki ruang bersama ini,” tambahnya.

Dengan pendekatan yang holistik, "Ruang Bersama Indonesia" diharapkan mampu menjadi solusi untuk menciptakan lingkungan yang lebih ramah bagi perempuan dan anak.



Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya