Berita

Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Roy Soemirat/RMOL

Dunia

Kemlu: Indonesia Belum Akui Pemerintahan Baru Suriah

SENIN, 16 DESEMBER 2024 | 21:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perkembangan konflik Suriah terus menjadi perhatian pemerintah Indonesia, tetapi belum ada sikap apapun yang diambil terhadap pemerintahan baru yang saat ini berkuasa di Damaskus. 

Hal itu disampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Roy Soemirat dalam sebuah pernyataan pada Senin, 16 Desember 2024. 

Roy menjelaskan bahwa Indonesia tidak bisa buru-buru mengakui kelompok Hayat Tahrir al-Sham (HTS) sebagai pemegang kekuasaan di Suriah, sebab konflik masih belum berakhir dan belum ada respon yang pasti dari masyarakat internasional. 


"Tidak serta-merta semuanya selesai begitu saja. Kami tetap harus melihat bagaimana penerimaan dari seluruh masyarakat internasional dan seluruh pemangku kepentingan yang ada di Suriah mengenai perkembangan dinamika saat ini," kata dia. 

Dikatakan Roy, banyak resolusi Dewan Keamanan PBB yang perlu dijalankan soal situasi di Suriah sehingga kewajiban resolusi tersebut menjadi prioritas utama dalam penyelesaian konflik di Suriah. 

Roy menekankan Indonesia akan terus aktif membahas isu-isu Suriah, termasuk dalam forum internasional seperti PBB. 

"Karena bagi masyarakat internasional yang penting bukan itu, tapi bagaimana Suriah dapat kembali normal. Seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan Suriah harus sepakat mengenai langkah ke depan sebagai sebuah negara,” tegasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya