Berita

Menteri HAM, Natalius Pigai berbicara pada Rakerna JMSI III di Samarinda/RMOL

Nusantara

Menteri HAM Natalius Pigai: Media Jangan Takut Mengkritik Pemerintah

SENIN, 16 DESEMBER 2024 | 20:36 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Media massa memiliki peran penting dalam pemerintahan dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Lewat media, diharapkan kekosongan-kekosongan ruang pemerintahan yang tidak mampu diisi oleh pemerintah akan mampu tereksplorasi untuk memberikan nilai bagi bangsa.

Demikian salah satu poin penting yang disampaikan Menteri HAM, Natalius Pigai saat berbicara pada Rakernas Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) di Hotel Aston, Samarinda, Senin, 16 Desember 2024.

“Media jangan takut untuk memberikan kritik kepada pemerintah. Pak Prabowo Subianto memerintahkan saya untuk memberikan pengampunan dan kebebasan bagi ruang kritik. Karena lewat kritik itulah kalian bisa mengisi ruang kosong yang tidak bisa diisi oleh negara ini,” katanya.


Natalius menegaskan, Prabowo Subianto merupakan sosok yang sangat menghormati kebebasan berpendapat untuk mengeluarkan ide dan pikiran bagi kemajuan bangsa. Pers menjadi pihak yang memiliki peran penting untuk mengambil peran tersebut.

“Media pemegang tanggungjawab, anda memiliki tanggungjawab memancarkan cahaya kebenaran, kejujuran, HAM, demokrasi, perdamaian dan keadilan,” pungkasnya.

Rakernas ke 3 ini dihadiri Ketua JMSI Kalimantan Timur, Muhammad Sukri, Ketua Umum JMSI, DR Teguh Santosa, Perwakilan Pj Gubernur Kalimantan Timur dan Forkopimda Kalimantan Timur dan seluruh pengurus Pengda JMSI Provinsi se-Indoensia.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya