Berita

Joko Widodo dan Megawati Soekarnoputri/Ist

Politik

Jokowi Baru Dipecat PDIP Setelah 2 Bulan Lengser sebagai Presiden

SENIN, 16 DESEMBER 2024 | 16:44 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Joko Widodo telah resmi dipecat sebagai kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Menariknya, pemecatan ini dilakukan kurang dari dua bulan setelah Jokowi turu dari takhta sebagai Presiden Indonesia.

Jokowi telah meletakkan jabatannya sebagai Kepala Negara terhitung 20 Oktober 2024 dan langsung pulang ke kampung halamannya di Solo, Jawa Tengah. Saat itu, Jokowi turut diantar oleh Presiden 2024-2029, Prabowo Subianto hingga ke Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Kurang dari dua bulan lengser, kini Presiden ke-7 RI itu dipecat PDIP, partai politik yang membesarkannya dari seorang pengusaha mebel hingga menjadi orang nomor satu di Indonesia.


Isu pemecatan Jokowi sejatinya sudah berembus lama. Bahkan di pertengahan November lalu, Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto sudah menyebut Jokowi dan keluarganya bukan bagian dari partai pimpinan Megawati Soekarnoputri.

Barulah, pemecatan Jokowi resmi diumumkan Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan, Komaruddin Watubun dalam video yang beredar hari ini.

Tidak hanya Jokowi, PDIP juga memecat Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution. Pemecatan Jokowi tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Nomor 1649/KPTS/DPP/XII/2024.

Sementara pemecatan Gibran SK Nomor 1650/KPTS/DPP/XII/2024, dan pemecatan Bobby SK Nomor 1651/KPTS/DPP/XII/2024.

“Terhitung setelah dikeluarkannya surat pemecatan ini, maka DPP PDIP tidak ada hubungan dan tidak bertanggung jawab atas segala sesuatu yang dilakukan oleh saudara Joko Widodo,” kata Komaruddin. 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya