Berita

Saut Situmorang/Repror

Politik

Prabowo Jangan Ulangi Kesalahan Jokowi Soal Pemberantasan Korupsi

MINGGU, 15 DESEMBER 2024 | 21:50 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Mantan pimpinan KPK Saut Situmorang memiliki harapan besar pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam upaya pemberantasan korupsi. 

Salah satu harapannya, di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ini tidak mengulang kesalahan dalam pemberantasan korupsi di 10 tahun pemerintahan Joko Widodo. 

“Sekali lagi, kita hanya bisa mengatakan bahwa apa yang bisa kita hadapi 5 tahun ke depan, saya berharap apa yang dilakukan oleh pemerintahan 10 tahun terakhir ini tidak diulangi lagi,” kata Saut dalam acara diskusi virtual Forum Insan Cita bertemakan Agenda Pemberantasan Korupsi Kabinet Merah Putih, yang dihadiri oleh sejumlah guru besar dan juga doktoral bidang hukum dan ham, Minggu malam, 15 Desember 2024.


Menurutnya, apa yang dilakukan pemerintahan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dengan mengeluarkan Keppres Nomor 55 tahun 2012 tentang Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Jangka Panjang Tahun 2012-2025 dan Jangka Menengah Tahun 2012-2014 sudah benar.

Dalam Pasal 1 dijabarkan bahwa Aksi PPK adalah kegiatan atau program yang dijabarkan dari Stranas PPK. Namun, di era pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo aturan tersebut diubah yang kini justru terjadi pelemahan terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Kemudian Keppres itu diubah di era Jokowi pencegahan korupsi logikanya dibalik sama sekali. Sehingga kemudian jadilah seperti yang sekarang ini agak berbeda dari perspektif pencegahan korupsi ini,” demikian Saut Situmorang.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya