Berita

Ketua Umum PP GPA, Aminullah Siagian/Ist

Politik

Ketua Umum PP GPA:

Program Amnesti Prabowo Bisa Satukan Elemen Bangsa

MINGGU, 15 DESEMBER 2024 | 08:34 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kebijakan terbaru Presiden Prabowo Subianto yaitu pemberian amnesti kepada 44 narapidana, termasuk narapidana politik yang terjerat kasus penghinaan terhadap kepala negara, disambut baik Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al-Washliyah (PP GPA). 

Ketua Umum PP GPA, Aminullah Siagian menilai kebijakan tersebut telah dirancang pemerintah atas dasar pertimbangan kemanusiaan.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya serta mendukung penuh kepada Presiden Prabowo Subianto atas kebijakan amnesti ini," ujar Aminullah dalam keterangannya, Minggu, 15 Desember 2024.


Aminullah berpendapat, kebijakan amnesti itu merupakan langkah strategis yang tidak hanya menunjukkan sisi kemanusiaan, tetapi juga menjadi pijakan penting menuju rekonsiliasi nasional. 

Di samping itu, ia memandang program amnesti bentuk rekonsiliasi yang akan menjadi fondasi untuk mendorong stabilitas politik dan fokus pemerintah dalam menjalankan program pembangunan strategis.

"Ini adalah langkah penting yang dapat menyatukan elemen-elemen bangsa, sehingga pemerintah bisa lebih fokus pada pembangunan ekonomi, swasembada pangan, swasembada energi, dan program makan siang gratis untuk mencerdaskan anak-anak negeri," kata Aminullah.

Di sisi lain, Aminullah meyakini dampak yang timbul sebagai akibat dari kebijakan amnesti adalah pengurangan over kapasitas di lembaga pemasyarakatan yang saat ini menjadi permasalahan serius.

“Kebijakan ini, selain bernilai kemanusiaan, juga memberikan manfaat ekonomi dengan memungkinkan pemerintah mengalokasikan anggaran untuk program-program produktif lainnya," ucapnya.

Lebih lanjut, Aminullah juga berharap DPR RI dapat mendukung penuh kebijakan amnesti tersebut, sebagai kunci keberhasilan implementasi program ini.

“Program ini tidak hanya penting untuk para narapidana, tetapi juga untuk memperkuat upaya pemerintah dalam menciptakan Indonesia yang lebih maju, damai, dan berkeadilan," demikian Aminullah.


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya