Berita

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto/Ist

Politik

Bima Arya: Indonesia Emas Bukan Sekadar Target di Atas Kertas

SABTU, 14 DESEMBER 2024 | 21:24 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) memiliki kemampuan mumpuni dalam menciptakan kaderisasi pemimpin yang berkarakter. 

Pasalnya, kata Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, dalam mewujudkan Indonesia Emas di masa depan, diperlukan pemimpin berkualitas dunia yang mengintegrasikan kearifan lokal dengan kemampuan multidimensional.

Pesan itu disampaikan Bima Arya pada acara Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) ICMI 2024 dengan tema “Simposium Nasional Indonesia Emas” di IPB Convention Center Bogor, Jawa Barat, Jumat 13 Desember 2024.


“Pemimpin berkualitas dunia dengan kearifan lokal, punya kemampuan multidimensional, mewakili semua kepentingan, punya kapasitas sebagai solidarity maker dan juga administrator,” kata Bima Arya.

Bima mengungkapkan, Indonesia menghadapi tantangan besar dalam mempersiapkan generasi penerus seperti Gen Z dan milenial untuk menjadi pemimpin masa depan, seperti bupati, wali kota, gubernur, hingga menteri. 

Sambungnya, minimnya ruang untuk kaderisasi generasi muda berisiko menghambat upaya memanfaatkan bonus demografi dan meraih visi Indonesia Emas. Dengan target ambisius yang telah ditetapkan, kaderisasi yang efektif menjadi kebutuhan mendesak bagi masa depan bangsa.

Dia juga menekankan, kawah candradimuka untuk kepemimpinan nasional bisa datang dari daerah mana saja. Tak hanya mereka yang telah menempuh pendidikan di dalam negeri, tapi juga dari luar negeri untuk membangun Indonesia. 

Namun, yang menjadi pertanyaan yaitu sejauh mana lulusan luar negeri bisa disiapkan menjadi kader yang berkarakter, beriman dan bertakwa, serta memiliki kemampuan untuk menjadi pemimpin Indonesia di masa depan.

“Setiap ke luar negeri saya selalu berusaha untuk berdialog dengan anak-anak kita di luar negeri. Banyak dari mereka ketika pulang berjuang sendiri-sendiri, fight sendiri-sendiri. Sebagian enggak pulang karena menganggap ekosistem Indonesia belum siap,” tuturnya.

Bima menegaskan, persiapan pemimpin berkarakter menjadi kebutuhan mendesak bagi masa depan bangsa. Dari pengalamannya berinteraksi dengan banyak wali kota dan bupati di Indonesia menunjukkan, meskipun banyak pemimpin yang visioner dan kompeten, tidak sedikit yang masih berorientasi pada kepentingan pribadi. 

Oleh karena itu, dia berharap organisasi seperti ICMI memiliki peran penting dalam mencetak pemimpin dengan karakter kuat dan kompetensi mumpuni untuk memajukan negara.

“Kita bisa mencapai Indonesia emas tidak saja target-target di atas kertas tetapi juga bagaimana kesungguhan kita melakukan (menyiapkan) pemimpin-pemimpin,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya