Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

PDIP Caper, Bilang Dimusuhin Semua Pihak

SABTU, 14 DESEMBER 2024 | 18:38 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri yang bilang partainya kini dimusuhi banyak pihak, dinilai sebagai upaya mencari perhatian dari publik.

Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza memerhatikan, upaya cari-cari perhatian (caper) PDIP telah terjadi sebelum Megawati menyatakan dimusuhi semua pihak.

"PDIP ingin berusaha menguatkan pengaruhnya di masyarakat dan di pemerintahan Prabowo, dengan mencoba menyusutkan pengaruh dan popularitas Jokowi dan keluarganya," ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, pada Sabtu, 14 Desember 2024.


Menurutnya, PDIP kini tengah bermanuver di hadapan khalayak publik dengan kondisi terintimidasi secara politik.

"Jelas sekali ini adalah upaya membangun citra PDIP," sambungnya menegaskan.

Di samping itu, dosen ilmu pemerintahan Universitas Pamulang (Unpam) itu meyakini, wacana-wacana yang dilontarkan elite-elite PDIP saat ini adalah untuk meraih posisi kekuasaan di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sekarang ini.

"Maka ini sekaligus kegenitan tampil di publik, dan agar dilirik Prabowo dan Gerindra," demikian Efriza menambahkan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Timur Tengah Memanas, PKB Ingatkan Ancaman Lonjakan Harga Pupuk

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:53

Likuiditas Februari Tumbuh 8,7 Persen, Ditopang Belanja Pemerintah dan Kredit

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:38

Trump Bikin Gaduh Lagi, Hormuz Disebut “Selat Trump"

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:53

Krisis BBM Sri Lanka Mulai Mengancam Sektor Pangan

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:17

Arus Balik Lebaran 2026 Dorong Rekor Baru Penumpang Kereta Api

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:53

Beban Utang AS: Masalah Besar yang Masih Diabaikan Pasar

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:24

IHSG Lesu Pasca Libur Lebaran, Asing Ramai-ramai Jual Saham

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:52

Amerika Sesumbar Bisa Habisi Iran dalam Hitungan Minggu Tanpa Perang Darat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:40

Kapal Pertamina Masih Tertahan di Hormuz, DPR Desak Presiden Turun Tangan!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:28

Komisi XII DPR: WFH Bukan Solusi Tunggal untuk Hemat Energi!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:12

Selengkapnya