Berita

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono/Ist

Politik

Misi AHY Hadirkan 3 Juta Rumah Rakyat

JUMAT, 13 DESEMBER 2024 | 19:07 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Rumah layak dan terjangkau bagi rakyat berpenghasilan rendah menjadi janji yang sedang diwujudkan dalam program 3 juta rumah per tahun sebagaimana dicanangkan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berujar, backlog atau kebutuhan perumahan di Indonesia masih cukup tinggi.

Merujuk data Survei Sosial Ekonomi Badan Pusat Statistik (Susenas BPS) 2024, backlog perumahan di Indonesia berkisar di 9,9 juta unit pada tahun 2023. Angka ini masih menunjukkan kebutuhan perumahan yang sangat besar dan mendesak.


Maka dari itu, koordinasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program 3 juta rumah.

“Dengan sinergi yang baik, program ini tidak hanya angka, tetapi misi untuk memberikan kehidupan lebih baik bagi rakyat,” ujar Menko AHY dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 13 Desember 2024.

Berbagai program juga dilakukan pemerintah untuk menghadirkan rumah layak dan terjangkau untuk rakyat. Salah satunya melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait memastikan pemerintah terus berupaya mendorong ekosistem perumahan yang mendukung kesejahteraan rakyat.

Maruarar melihat, ada ekosistem yang baik di permukiman ini, antara developer, kontraktor lokal, perbankan, dan konsumen yang nantinya menikmati hunian.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya