Berita

Presiden Prabowo Subianto/Net

Politik

Presiden Prabowo: Golkar Gudangnya Pemimpin Hebat, Salah Satunya Meutya Hafid

JUMAT, 13 DESEMBER 2024 | 19:00 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Prabowo Subianto buka-bukaan alasan di balik banyaknya kader Partai Golkar di Kabinet Merah Putih. Salah satu alasannya adalah karena Partai Golkar gudangnya orang-orang hebat.

Alasan itu diungkapkan Presiden Prabowo saat hadir pada acara Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-60 Partai Golkar di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis malam, 12 Desember 2024.

Prabowo Subianto menyebut salah satu nama kader Golkar tersebut yaitu Meutya Viada Hafid, politisi Partai Golkar yang ditunjuk sebagai Menteri Komunikasi dan Digital.


"Ibu Meutya Hafid saya lihat riwayat hidupnya lulus universitas jurusan fisika, berarti pintar dia. Di situ saya terima calon dari Golkar," ujar Prabowo.

Prabowo tersebut juga menyebut saat ini Golkar menjadi partai dengan jumlah kader terbanyak yang dipercaya menduduki kursi di kabinet.

"Saya setuju Golkar gudang orang-orang hebat, banyak melahirkan partai-partai. Dan di kabinet ini ya memang ini partai yang paling banyak kadernya di kabinet ya Golkar," ujar Prabowo.

Menurutnya, banyaknya kader Partai berlogo pohon beringin ini yang masuk di dalam kabinet didasari oleh kualitas individu yang diajukan oleh partai tersebut.

"Yang diajukan orang hebat-hebat. Yang disodorkan harus orang yang terbaik, ya di situlah akhirnya saya terima calon-calon dari Partai Golkar," demikian Prabowo.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya