Berita

Menteri Pengungsi Afghanistan, Khalil Haqqani/Net

Dunia

Menteri Taliban Tewas dalam Serangan Bom Bunuh Diri di Kantornya

KAMIS, 12 DESEMBER 2024 | 15:03 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ledakan bom bunuh diri terjadi di halaman Kementerian Pengungsi Afghanistan pada Kamis, 12 Desember 2024.

Menteri Pengungsi yang ditunjuk Taliban, Khalil Haqqani beserta enam orang lainnya tewas dalam ledakan tersebut.

Kelompok Negara Islam (IS) kemudian mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.


Dalam keterangan resminya, IS menceritakan bahwa militan yang mereka kirim, menembakkan bom bunuh diri tersebut saat menteri Haqqani keluar gedung.

Seorang juru bicara Taliban mengonfirmasi bahwa Haqqani dibunuh oleh IS.

Keponakannya, Anas Haqqani mengaku sangat kehilangan pamannya.

"Kami kehilangan seorang Mujahid yang sangat pemberani. Kami tidak akan pernah melupakannya dan pengorbanannya," ujarnya, seperti dimuat Reuters.

Haqqani adalah saudara laki-laki Jalaluddin Haqqani, yang mendirikan jaringan Haqqani yang bertanggung jawab atas beberapa serangan selama pemberontakan Taliban dalam dua dekade.

Ia juga paman dari Sirajuddin Haqqani, menteri dalam negeri saat ini.

Keluarga Haqqani dikatakan terlibat dalam perebutan pengaruh dalam otoritas Taliban.

Meskipun situasi keamanan secara keseluruhan di Afghanistan telah membaik sejak Taliban memperoleh kendali penuh dengan penarikan penuh pasukan asing pada tahun 2021, masih ada puluhan pengeboman dan serangan bunuh diri di negara tersebut setiap tahun.

Banyak yang diklaim oleh Negara Islam Provinsi Khorasan, atau ISKP, afiliasi regional dari apa yang disebut kelompok Negara Islam, saingan utama Taliban.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya