Berita

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi mengunjungi pengungsi korban kebakaran di Kemayoran, Jakarta Pusat/Ist

Nusantara

Teguh Pastikan Kebutuhan Dasar Pengungsi Kebakaran Kemayoran Terpenuhi

RABU, 11 DESEMBER 2024 | 11:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi mengunjungi warga Kemayoran yang rumahnya habis dilalap si jago merah pada Rabu 11 Desember 2024.

Teguh mendatangi pos pengungsian di SDN Kebon Kosong 09, Jakarta Pusat. Sambil berbincang dengan warga, Teguh juga menyerahkan bantuan berupa kebutuhan dasar.

"Saya hadir di sini untuk menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah kebakaran yang terjadi di Jalan Kemayoran Gempol. Ada beberapa RT yang terdampak, yaitu RT 003, 004, 005, 006, 007, 008, dan 009 di RW 05, Kelurahan Kebon Kosong," kata Teguh.


Musibah kebakaran terjadi pada Selasa siang, 10 Desember 2024. Akibat kebakaran ini, lebih dari 200 rumah ludes terbakar dengan sekitar 600 Kepala Keluarga (KK) atau  kurang lebih 1.800 jiwa yang tersebar di tujuh RT.

Pemprov DKI Jakarta mendirikan posko pengungsian di sejumlah lokasi, di antaranya SD Kebon Kosong 09, Masjid Al Ihsan, dan Lapangan Yusuf Hamka. 

Posko kesehatan juga telah didirikan dengan dukungan tim dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan Palang Merah Indonesia (PMI), serta Ambulans Gawat Darurat (AGD) Puskesmas.

"Berbagai bantuan terus diupayakan dengan melibatkan perangkat daerah dan juga berbagai pihak, mulai dari makanan siap saji, perlengkapan dasar, serta toilet portabel dan tenda pleton," kata Teguh.

Teguh turut memastikan kebutuhan pendidikan anak-anak terdampak, seperti seragam dan peralatan sekolah dapat terpenuhi. 

Begitu juga dengan kebutuhan dokumen administrasi kependudukan para pengungsi yang siap dilayani para petugas dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Provinsi DKI Jakarta.

"Mari kita sama-sama mendoakan dan mendukung saudara-saudara kita yang terdampak agar segera pulih," pungkasnya.



Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya