Berita

Ilustrasi/Ist

Nusantara

BNN Evaluasi Program IBM dalam Perangi Narkoba

RABU, 11 DESEMBER 2024 | 00:52 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui Direktorat Penguatan Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat (PLRKM) Deputi Bidang Rehabilitasi tengah gencar mengevaluasi program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) yang telah berjalan sepanjang tahun 2024. 

Program yang melibatkan 418 unit IBM di seluruh Indonesia ini bertujuan untuk menjangkau penyalahguna narkoba melalui pendekatan komunitas.

Dalam evaluasi yang dilakukan hingga akhir tahun ini, BNN tidak hanya mengukur jumlah unit IBM yang aktif, tetapi juga dampak yang diberikan program ini terhadap masyarakat. 


Fokus utama evaluasi adalah pada peningkatan upaya pemulihan penyalahguna narkoba, penguatan resiliensi keluarga, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba.

"Kami ingin melihat sejauh mana IBM dapat memberikan dampak nyata dalam mengatasi masalah narkoba di tingkat komunitas. Selain itu, kami juga ingin memastikan bahwa IBM menjadi alternatif rujukan layanan rehabilitasi yang terjangkau dan mudah diakses oleh masyarakat," ujar Direktur PLRKM BNN, dr. Amrita Devi dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa, 10 Desember 2024.

Hasil evaluasi sementara menunjukkan bahwa sekitar 100 unit IBM telah mencapai tahap perkembangan yang signifikan. Namun, BNN masih terus menghimpun data untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap mengenai kinerja seluruh unit IBM.

Salah satu temuan menarik dari evaluasi ini adalah potensi IBM sebagai layanan rehabilitasi alternatif. Dengan pendekatan yang lebih singkat dan berbasis komunitas, IBM dinilai mampu menjangkau kelompok penyalahguna narkoba yang belum pernah mengakses layanan rehabilitasi formal.

BNN berharap melalui evaluasi ini, program IBM dapat terus ditingkatkan kualitasnya. Beberapa langkah yang akan dilakukan antara lain: Pertama, inovasi program dengan mengembangkan program-program baru yang lebih kreatif dan inovatif untuk menarik minat masyarakat.

Kedua, peningkatan kapasitas yakni dengan melakukan pelatihan dan pembinaan bagi para petugas IBM agar lebih profesional dan ketiga, kolaborasi dengan memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak terkait, seperti pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, dan sektor swasta.

"Kami optimis bahwa dengan dukungan semua pihak, program IBM dapat menjadi solusi efektif dalam mengatasi masalah narkoba di Indonesia," tutup Direktur PLRKM BNN.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya