Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Bursa Eropa Sentuh Level Puncak, CAC Prancis Ditutup Naik 0,72 Persen

SELASA, 10 DESEMBER 2024 | 11:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa ekuitas Eropa berakhir menguat yang dipimpin saham pertambangan dan barang mewah.

Penguatan ini dipicu oleh kabar stimulus baru untuk mendukung ekonomi China yang mengalami perlambatan.

Dikutip dari Reuters, indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup naik tipis 0,14 persen atau 0,75 poin menjadi 521,22, dan mencatat penguatan sesi kedelapan berturut-turut pada perdagangan Senin, 9 Desember 2024 atau Selasa WIB.


Indeks DAX Jerman turun 0,19 persen atau 38,65 poin menjadi 20.345,96, setelah menyentuh rekor tertinggi di awal sesi, sedangkan FTSE 100 Inggris menguat 0,52 persen atau 43,47 poin jadi 8.352,08.

Indeks CAC Prancis ditutup naik 0,72 persen atau 53,26 poin menjadi 7.480,14, memangkas penurunan tahunannya lebih lanjut menjadi kurang dari 1 persen. 

Kenaikan ini didorong oleh saham perusahaan luxury brand yang memperoleh sebagian besar pendapatannya dari China, seperti LVMH dan Kering, masing-masing melambung lebih dari 3 persen. 

Prancis masih dilanda ketidakpastian politik di mana Presiden Emmanuel Macron belum menunjuk perdana menteri baru. Di sisi lain, National Rally (RN) yang berhaluan kanan ekstrem, kalah dalam pemilihan sela, yang berlangsung Minggu malam.

Analis mengatakan, mantan Perdana Menteri Michel Barnier sebelum lengser mendesak untuk menaikkan pajak perusahaan yang kini tampaknya tidak akan berlanjut. 

"Nampaknya hal itu memberikan kelegaan sementara bagi ekuitas. Investor tampaknya memanfaatkan valuasi yang didiskon," kata Prashanth Manoharan, analis Liquidnet.

Sementara, saham energi juga melonjak 2,1 persen, seiring dengan harga minyak setelah jatuhnya Presiden Suriah Bashar Al Assad, yang mendorong kekhawatiran akan meningkatnya ketidakstabilan di wilayah yang sudah dilanda perang itu.

Indeks kedirgantaraan dan pertahanan Eropa melorot 1,3 persen ke level terendah dalam satu minggu.

Di antara saham-saham individual, Banco BPM melejit 2,2 persen, sementara pesaingnya UniCredit menyusut 1,2 persen. 

Perusahaan perlengkapan makan Jerman, Hellofresh, ambles 9,8 persen, dengan trader mengutip laporan tentang penyelidikan Amerika atas tuduhan pekerja anak.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya