Berita

Wakil Ketua Komisi IV DPR Alex Indra Lukman/Ist

Politik

Pimpinan Komisi IV: Dengan Basawah Pokok Murah, Petani Tekan Pengeluaran

JUMAT, 06 DESEMBER 2024 | 18:10 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Petani inovatif Sumatera Barat, lahirkan inovasi bertanam padi yang dinamakan “Basawah Pokok Murah” (Bertanam Padi dengan Modal Murah).

Dikatakan Wakil Ketua Komisi IV DPR Alex Indra Lukman, Basawah Pokok Murah ini merupakan temuan petani inovator Sumatera Barat, Ir Djoni.

Inovasi pertanian ini dilakukan tanpa melakukan pengolahan lahan melalui alat mekanisasi pertanian tepat guna serta menggunakan pupuk dan pestisida dalam jumlah sangat terbatas. 


"Ide utamanya adalah, bagaimana pengeluaran petani dalam bercocok tanam jadi seminimal mungkin," ujar Alex Indra Lukman kepada wartawan, Jumat 6 Desember 2024.

Upaya meminimalisir biaya petani dalam melakukan proses produksi, terang Alex, dilakukan dengan metode pertanian organik. 

“Prinsip utama Basawah Pokok Murah ini, apa yang ada di sawah kembalikan ke sawah,” terang Alex yang juga Ketua PDIP Sumatera Barat ini.

“Inovasi ini telah terbukti bisa jadi solusi terhadap problematika petani dalam menanam, merawat dan memanen,” imbuhnya.

Atas keberhasilan metode Basawah Pokok Murah ini di sejumlah kelompok tani di Sumatera Barat, Alex menantang Kementerian Pertanian untuk memperkuat hasil inovasi penyuluh pertanian ini melalui riset-riset. 

"Tanpa kehadiran penyuluh pertanian dalam mendampingi petani, sulit bagi dunia pertanian kita jadi maju," pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya