Berita

Ilustrasi/Boeing

Bisnis

Indonesia Siap-Siap Tambah Jumlah Pesawat

JUMAT, 06 DESEMBER 2024 | 07:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indonesia terbuka untuk bekerja sama dengan Boeing terkait penambahan jumlah pesawat bagi maskapai BUMN seperti Garuda Indonesia.

Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan jumlah armada pesawat Indonesia sangat terbatas. 

Menurut Erick Indonesia membutuhkan total 700 unit pesawat untuk memperluas operasional industri penerbangan. Namun, pasca Covid-19  jumlah pesawat di Indonesia telah menyusut menjadi hanya 390 unit.


Erick mengatakan, solusi solusi untuk menambah jumlah armada pesawat adalah menjalin kerja sama dengan para produsen pesawat global seperti Airbus, Boeing, produsen pesawat dari Rusia ataupun COMAC China.

"Jadi solusi-solusi ini mau tidak mau harus bekerja sama, apakah dengan Airbus, Boeing, ataupun COMAC dari China, ataupun pesawat dari Rusia yang merupakan produsen pesawat dan kita harus bekerja sama," kata Erick di Jakarta, dikutip Jumat 6 Desember 2024.  

Erick tidak ingin sampai 10 tahun ke depan Indonesia masih terbelenggu dengan jumlah pesawat yang sama. 

"Ini sangat membahayakan dikarenakan kita sendiri merupakan negara kepulauan," kata Erick.

Erick menuturkan, nantinya pemerintah Indonesia akan berdiskusi langsung dengan bank ekspor impor AS (Exim Bank) maupun pihak lessor pesawat terkait pengadaan pesawat Boeing.

Untuk menindaklanjuti penjajakan ini, Erick akan mengajak Menteri Perhubungan (Menhub) dan Menteri Investasi/Kepala BKPM untuk memuluskan rencana kerja sama dengan Boeing.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya