Berita

Raja Maroko, Mohammed VI/Net

Dunia

Raja Pimpin Rapat Dewan Menteri, Bahas Pencalonan Maroko Sebagai Tuan Rumah Piala Dunia

KAMIS, 05 DESEMBER 2024 | 19:04 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Raja Mohammed VI memimpin rapat Dewan Menteri pada Rabu, 4 Desember 2024, dengan fokus pada persiapan Maroko untuk pencalonannya sebagai tuan rumah bersama Piala Dunia FIFA 2030 bersama Spanyol dan Portugal.

Menteri Anggaran dan Presiden Federasi Sepak Bola Maroko Fouzi Lekjaa memberikan informasi terbaru tentang kemajuan pencalonan selama rapat tersebut. 

Ia menekankan evaluasi positif FIFA terhadap Maroko, dengan mengingat bahwa badan sepak bola dunia tersebut telah mengakui dan memuji kesiapan mereka untuk memenuhi persyaratan yang ketat untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia.


Lekja merujuk pada sebuah laporan oleh FIFA mengonfirmasi bahwa tawaran tersebut memenuhi dan melampaui kriteria yang diperlukan untuk Piala Dunia.

"Laporan tersebut menggambarkan jumlah stadion yang diusulkan untuk turnamen tersebut sebagai hal yang mengesankan, menarik perhatian pada rencana ambisius Maroko untuk membangun Stadion Hassan II di Casablanca," paparnya, seperti dimuat dalam keterangan yang dirilis kerajaan. 

Rapat Dewan itu juga membahas rencana ekstensif untuk pembangunan infrastruktur, termasuk peningkatan stadion, bandara, dan jalan nasional, serta investasi di sektor perhotelan, medis, dan telekomunikasi.

Untuk memastikan keberhasilan tawaran Piala Dunia, Raja Mohammed VI menginstruksikan pembentukan komite yang diperluas, yang akan mencakup perwakilan dari pemerintah, masyarakat sipil, diaspora Maroko, dan pakar Afrika.

Komite ini akan mengawasi pelaksanaan proyek infrastruktur dan logistik negara tersebut, memastikan upaya terkoordinasi untuk memenuhi tuntutan Piala Dunia yang luas.

Menurut pernyataan dari istana kerajaan pada rapat dewan, mobilisasi akan lebih diperkuat untuk mempercepat pelaksanaan program-program struktural, termasuk peningkatan stadion, perluasan dan renovasi bandara di enam kota tuan rumah, serta penguatan infrastruktur jalan.

Langkah-langkah tersebut juga akan mencakup peluncuran program pengembangan wilayah terpadu yang melampaui kota-kota tuan rumah, pengembangan infrastruktur hotel dan komersial, penguatan dan modernisasi layanan medis selain perluasan dan modernisasi jaringan telekomunikasi.

Maroko juga akan meluncurkan program pelatihan skala besar untuk meningkatkan keterampilan kaum muda.

Menteri mencatat bahwa acara olahraga ini akan menjadi kesempatan bagi Maroko untuk meningkatkan ekonomi nasional, menciptakan lebih banyak lapangan kerja, dan meningkatkan daya tarik wisata negara tersebut.

Pertemuan Dewan Menteri juga menyoroti persetujuan beberapa perjanjian internasional untuk memperkuat hubungan Maroko dengan negara-negara lain.

Enam perjanjian internasional itu mencakup empat perjanjian bilateral dan dua perjanjian multilateral yang bertujuan untuk meningkatkan operasi dan kemitraan Maroko dengan beberapa negara, pernyataan tersebut menambahkan, dengan mencatat bahwa perjanjian bilateral tersebut menyangkut pengembangan kerja sama dengan beberapa negara Eropa.

Perjanjian berfokus pada pengakuan bersama atas SIM, kerja sama kriminal, dan peningkatan efektivitas pemberantasan kejahatan lintas batas serta kerja sama militer dan teknis.

Di sana juga mencakup pengumuman pengangkatan Zouhair Chorfi sebagai kepala Otoritas Regulasi Listrik Nasional.

Pernyataan Kerajaan diakhiri dengan menyampaikan instruksi Raja Mohammed VI untuk meninjau lembaga regulasi tersebut dan mengubahnya menjadi Otoritas Regulasi Energi Nasional. 

Hal ini bertujuan untuk memperluas cakupannya agar mencakup semua sektor bidang energi, termasuk gas alam, energi baru seperti hidrogen dan turunannya, serta produksi, penyimpanan, transportasi, dan distribusi.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya