Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Harga Emas Dunia Naik, Gara-gara Ini

KAMIS, 05 DESEMBER 2024 | 10:36 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga emas dunia terpantau melonjak pada penutupan perdagangan Rabu 4 November 2024 waktu setempat.

Berdasarkan data pasar, harga emas spot (XAU/USD) naik 0,24 persen ke posisi 2.650,22 Dolar AS per troy ons.

Seperti dikutip MT Newswires, Kamis 5 Desember 2024, menguatnya emas dunia ini terjadi setelah Dolar Amerika Serikat (AS) kehilangan sentimen penguat menyusul laporan yang menunjukkan perekrutan sektor swasta di Negeri Paman Sam turun lebih besar dari perkiraan bulan lalu.


Trader mengatakan, harga emas melambung karena laporan ADP mengecewakan, hanya sedikit di bawah konsensus. 

Laporan ADP yang dirilis Rabu menunjukkan sektor swasta hanya menambahkan 146 ribu pekerjaan pada November, turun dari 233 ribu pada bulan sebelumnya dan di bawah ekspektasi konsensus Marketwatch sebesar 163 ribu pekerjaan baru. Data ini berpotensi memperkuat peluang pemotongan suku bunga pada Desember.

"Proyeksi kami hingga 2025 adalah emas awalnya menghadapi tekanan akibat penguatan Dolar, tetapi didukung oleh peningkatan pembelian fisik dan permintaan sektor resmi yang stabil," kata kepala strategi komoditas di Macquarie Marcus Garvey.

Setelah itu, kata Garvey, emas diperkirakan mendapat dorongan tambahan dari investor ketika The Fed menurunkan suku bunga mendekati empat persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya