Berita

Fabio Ochoa Vásquez/Net

Dunia

Gembong Narkoba Legendaris Medellin Bebas Setelah Mendekam 25 Tahun di Penjara AS

KAMIS, 05 DESEMBER 2024 | 09:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Salah satu petinggi gembong narkoba legendaris Kolombia dan operator utama kartel kokain Medellin, Fabio Ochoa Vásquez telah dibebaskan dari penjara federal di Amerika Serikat.

Mengutip catatan Biro Penjara AS pada Kamis, 5 Desember 2024, Ochoa disebut telah bebas sejak hari Selasa, 3 Desember setelah menyelesaikan 25 tahun dari 30 tahun hukuman penjara yang dijatuhkan padanya.

Ochoa, 67 tahun, dan kakak-kakaknya mengumpulkan banyak harta ketika kokain mulai membanjiri AS pada akhir 1970-an dan awal 1980-an. Bahkan pada tahun 1987 mereka masuk dalam daftar miliarder Majalah Forbes.


Tinggal di Miami, Ochoa mengelola pusat distribusi untuk kartel kokain yang pernah dipimpin oleh Pablo Escobar.

Meskipun agak memudar dari ingatan karena pusat perdagangan narkoba bergeser dari Kolombia ke Meksiko, Ochoa muncul kembali dalam serial Netflix yang populer "Narcos".

Sesuai dengan karakternya sebagai putra bungsu dari keluarga elit Medellin yang berkecimpung dalam peternakan dan peternakan kuda yang sangat kontras dengan Escobar, yang berasal dari keluarga yang lebih sederhana.

Ia awalnya ditangkap pada tahun 1990 di Kolombia berdasarkan program pemerintah yang menjanjikan gembong narkoba tidak akan diekstradisi ke AS. Saat itu, ia masuk dalam daftar "12 Gembong Narkoba Paling Dicari" di AS.

Ochoa ditangkap lagi dan diekstradisi ke AS pada tahun 2001 sebagai tanggapan atas dakwaan di Miami yang menyebutkan namanya dan lebih dari 40 orang lainnya sebagai bagian dari konspirasi penyelundupan narkoba.

Dari mereka, Ochoa adalah satu-satunya yang memilih untuk diadili, yang mengakibatkan ia dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman 30 tahun penjara.

Para terdakwa lainnya mendapat hukuman penjara yang jauh lebih ringan karena sebagian besar dari mereka bekerja sama dengan pemerintah.

Richard Gregorie, Asisten Jaksa AS yang sudah pensiun yang berada di tim penuntut yang menghukum Ochoa, mengatakan bahwa pihak berwenang tidak pernah dapat menyita semua hasil penjualan narkoba ilegal keluarga Ochoa dan ia berharap Ochoa akan kembali ke rumah dengan selamat.

"Dia tidak akan pensiun sebagai orang miskin, itu sudah pasti," kata Gregorie, seperti dimuat Associated Press.

Richard Klugh, pengacara Ochoa yang berkantor di Miami, menolak berkomentar.

Namun selama bertahun-tahun berperkara, dia berargumen bahwa kliennya layak dibebaskan lebih awal karena hukumannya jauh melebihi jumlah kokain yang disita yang dapat dikaitkan oleh pihak berwenang dengan Ochoa, tetapi tidak berhasil.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Peristiwa Anak Bunuh Diri di NTT Coreng Citra Indonesia

Selasa, 03 Februari 2026 | 05:38

SPPG Purwosari Bantah Kematian Siswi SMAN 2 Kudus Akibat MBG

Selasa, 03 Februari 2026 | 05:20

Perdagangan Lesu, IPC TPK Palembang Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:59

Masalah Haji yang Tak Kunjung Usai

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:42

Kilang Balongan Perkuat Keandalan dan Layanan Energi di Jawa Barat

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:21

Kemenhub: KPLP Garda Terdepan Ketertiban Perairan Indonesia

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:59

BMM dan Masjid Istiqlal Luncurkan Program Wakaf Al-Qur’an Isyarat

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:40

Siswa SD Bunuh Diri Akibat Pemerintah Gagal Jamin Keadilan Sosial

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:13

Menguak Selisih Kerugian Negara di Kasus Tata Kelola BBM

Selasa, 03 Februari 2026 | 02:59

Rencana Latihan AL Iran, China dan Rusia Banjir Dukungan Warganet RI

Selasa, 03 Februari 2026 | 02:40

Selengkapnya