Berita

Ilustrasi pencari kerja/Net

Politik

Komisi IX Dukung Pemerintah Buka 19 Juta Lapangan Kerja untuk Milenial dan Gen Z

RABU, 04 DESEMBER 2024 | 11:26 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komisi IX DPR RI mendukung langkah pemerintah membuka 19 juta lapangan pekerjaan untuk generasi Milenial dan Generasi Z.

Anggota Komisi IX DPR RI, Kurniasih Mufidayati mengatakan, pengurangan pengangguran merupakan program pemerintah yang patut didukung.

"Kita mendukung rencana Presiden Prabowo yang akan membuka 19,9 juta lapangan pekerjaan. Terutama menaruh perhatian kepada generasi muda termasuk Generasi Milenial dan Gen Z karena mereka tengan di usia produktif," ujar Kurniasih kepada wartawan, Rabu, 4 Desember 2024.


Legislator dari Fraksi PKS ini menekankan, pemerintah perlu mendorong adanya program peningkatan keterampilan melalui skilling, upskilling, dan reskilling. Selain itu, target penciptaan lapangan kerja ini juga tanggung jawab lintas kementerian dan lembaga.

Ia berharap program hilirisasi industri yang akan dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo bisa memberikan kesempatan pembukaan lapangan kerja bagi anak muda Indonesia.

Selain itu, Kurniasih juga meminta perhatian lebih pada penciptaan ekosistem industri kreatif. Industri kreatif yang bergerak baik bisa menjadi penopang bagi industri lainnya.

Lebih lanjut, Kurniasih juga menyoroti tingginya pengangguran yang berasal dari lulusan SMK, padahal lulusan SMK ini yang diharapkan bisa langsung masuk kerja.

"Harus dibuka lapangan kerja yang luas bagi para lulusan SMK terutama pada industri yang cenderung padat karya seperti industri manufaktur. Oleh karena itu kemudahan investasi pada industri ini perlu direalisasikan sebagaimana yang dijanjikan dalam UU Cipta Kerja," tutupnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya