Berita

Putri Presiden ke-4 Republik Indonesia Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Inaya Wulandari Wahid/Net

Nusantara

Inaya Wahid:

Lebih Mulia Dagang Es Teh daripada Dagang Agama

RABU, 04 DESEMBER 2024 | 06:59 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Viral di media sosial pendakwah sekaligus Utusan Khusus Presiden bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah diduga mengolok-olok penjual es teh.

Warganet pun ramai-ramai mengkritik keras pernyataan Gus Miftah yang disampaikan saat pengajian di Magelang, Jawa Tengah tersebut.

Putri Presiden ke-4 Republik Indonesia Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Inaya Wulandari Wahid melalui cuitan di akun X pribadinya diduga turut merespons peristiwa yang sedang trending tersebut.


"Ga ada gunanya kamu sok mborong es tehnya kalo kamu merendahkan Beliau di depan publik," tulis Inaya Wahid  yang dikutip Rabu 4 Desember 2024.

"Yg wajib itu menjaga harkat martabat sesama manusia, bkn mborong dagangan," lanjut Inaya.

"Susah emang kalo pemuka agama jalur ngaku2 bukan jalur ngilmu," tambahnya.

"Lebih mulia dagang es teh daripada dagang agama," tegas Inaya.

Dalam video yang viral, Gus Miftah menanyakan kepada pedagang es teh terkait jualannya.

"Es tehmu sih akeh (masih banyak) nggak? Ya sana jual gob**k," kata Gus Miftah ke penjual es teh yang berdiri di antara para jemaah.

"Jual dulu, nanti kalau belum laku ya udah, takdir," sambung Gus Miftah.



Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya