Berita

Ilustrasi/GM

Bisnis

General Motors Jual Saham Pabrik Michigan ke LG Energy Solution

RABU, 04 DESEMBER 2024 | 06:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Produsen mobil raksasa Amerika Serikat (AS) General Motors mengumumkan pada Senin 2 Desember 2024, bahwa sahamnya di pabrik baterai patungan di Lansing Michigan akan dijual kepada mitra LG Energy Solution.

Kesepakatan tersebut, yang diharapkan akan ditutup awal tahun depan, tidak mengubah kepemilikan saham GM di perusahaan patungan Ultium Cells, yang mengoperasikan pabrik baterai di Ohio dan Tennessee.

"Kami yakin kami memiliki sel dan kemampuan manufaktur yang tepat untuk tumbuh bersama pasar kendaraan listrik dengan cara yang hemat modal," kata Kepala Keuangan GM Paul Jacobson, seperti dikutip dari Nikkei Asia, Rabu 4 Desember 2024.


Pengumuman GM muncul di tengah ketidakpastian tentang masa depan produksi baterai kendaraan listrik utama dan keringanan pajak konsumen AS.

Pemerintah transisi Presiden terpilih Donald Trump ingin menghapus keringanan pajak konsumen sebesar 7.500 Dolar AS untuk pembelian kendaraan listrik, Reuters melaporkan bulan ini.

GM telah mengurangi rencana kendaraan listriknya selama setahun terakhir.

Pada Juni 2024, GM memangkas perkiraan produksi kendaraan listriknya untuk tahun 2024, dan pada bulan Juli, CEO Mary Barra mengatakan GM tidak akan memproduksi 1 juta kendaraan listrik di Amerika Utara pada akhir tahun 2025 karena pasarnya tidak berkembang.

Pada tahun 2023, GM mengatakan akan menunda produksi truk pikap listrik di pabrik Michigan selama satu tahun.

Secara terpisah GM mengatakan bahwa pembuat mobil dan LG Energy Solution memperpanjang kemitraan teknologi baterai selama 14 tahun mereka untuk mencakup pengembangan sel prismatik.

GM pada bulan Agustus 2024 menyelesaikan kesepakatan terpisah dengan pabrik baterai Samsung SDI Korea Selatan di Indiana yang akan membangun sel prismatik, yang dapat menurunkan biaya dan bobot kendaraan listrik.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya