Berita

Purnawirawan TNI AD Bernama La Ode (55) mendapat perawatan medis usai ditembak oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di Kompleks Pasar Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah pada Senin, 2 Desember 2024 sekitar pukul 19.15 WIT./Humas Polda Papua

Nusantara

Ingin Salat Isya, Pensiunan TNI Ditembak Orang Tak Dikenal di Distrik Ilaga

SELASA, 03 DESEMBER 2024 | 21:52 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Purnawirawan TNI AD Bernama La Ode (55) ditembak oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di Kompleks Pasar Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah pada Senin, 2 Desember 2024 sekitar pukul 19.15 WIT.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan kejadian bermula saat korban hendak melaksanakan salat isya di Masjid Al Ikhlas Ilaga tepatnya di pertigaan gang menuju kedalam pasar Kago.

“Korban sempat melihat terdapat 3 orang OTK dengan ciri-ciri merupakan OAP sedang berada di depan bengkel yang berjarak kurang lebih 20 meter dari korban,” ucap Benny dalam keterangan resmi pada Selasa, 3 Desember 2024.


Tak menghiraukan orang tersebut, La Ode tetap melanjutkan perjalanan menuju Masjid Al Ikhlas Ilaga.
Tidak lama kemudian terdengar 3 kali bunyi letusan senjata api laras panjang dari arah bengkel.

“Korban menyadari bahwa dirinya telah tertembak yang terkena pada bagian bahu belakang kiri tembus bagian bahu depan kiri korban,” kata Benny.

“Saat ini korban telah dievakuasi menuju RSUD Ilaga Kabupaten Puncak guna mendapatkan perawatan medis lebih lanjut,” lanjut Benny.

Teranyar, La Ode sudah mendapatkan perawatan medis di RSUD Mimika.

Sementara itu, Kapolres Puncak, Kompol I Nyoman Punia mengatakan Sat Reskrim Polres Puncak tengah mengejar para pelaku dan mendalami motif apa yang dilakukan oleh para pelaku.

“Saat ini aparat gabungan TNI-Polri melakukan patrol guna mengantisipasi aksi susulan,” kata Nyoman.


Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya