Berita

Foto pemberontak Suriah/Net

Dunia

Ratusan Militan Irak Nyeberang ke Suriah Bantu Singkirkan Pemberontak di Aleppo

SELASA, 03 DESEMBER 2024 | 14:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ratusan militan Irak yang didukung Iran dilaporkan telah menyeberang ke Suriah untuk membantu pasukan pemerintah melawan pemberontak yang kini sudah menguasai sebagian besar Aleppo. 

Sumber-sumber lokal terpercaya telah mengonfirmasi kedatangan pasukan militer Irak ke Suriah. 

"Setidaknya 300 pejuang, terutama dari kelompok Badr dan Nujabaa Irak, menyeberang pada Minggu malam menggunakan jalan tanah untuk menghindari penyeberangan perbatasan resmi," ungkap dua sumber keamanan Irak, seperti dimuat Reuters pada Selasa, 3 Desember 2024. 


Dikatakan bahwa para pejuang Irak itu membantu pemerintahan Presiden Bashar Al-Assad untuk mengamankan tempat suci Syiah di Suriah. 

Sumber militer senior Suriah mengatakan para pejuang telah menyeberang dalam kelompok-kelompok kecil untuk menghindari serangan udara. 

"Ini adalah bala bantuan baru yang dikirim untuk membantu rekan-rekan kita di garis depan di utara," kata sumber itu.

Konstelasi kelompok milisi regional sekutu Iran, yang dibantu oleh kekuatan udara Rusia, telah menjadi bagian penting dari keberhasilan pasukan pro-pemerintah dalam menundukkan pemberontak yang bangkit melawan Presiden Bashar al-Assad pada tahun 2011.

Namun aliansi itu menghadapi ujian baru setelah serangan kilat minggu lalu oleh pemberontak di Suriah barat laut, dengan Rusia berfokus pada perang di Ukraina dan Hizbullah hancur oleh perang yang dilancarkannya terhadap Israel 14 bulan lalu yang terhenti dengan perjanjian gencatan senjata minggu lalu.

Badai pemberontak di Aleppo adalah keberhasilan terbesar pejuang anti-Assad selama bertahun-tahun. 

Pasukan pemerintah telah menguasai Aleppo sepenuhnya sejak merebut kota terbesar Suriah saat itu dalam pengepungan pada tahun 2016, salah satu titik balik utama perang yang telah menewaskan ratusan ribu orang.

Perang saudara Suriah telah terhenti sejak 2020, dengan rezim Al-Assad menguasai sebagian besar wilayah dan semua kota besar. 

Pemberontak masih menguasai daerah kantong di barat laut, pasukan yang didukung Turki menguasai jalur di sepanjang perbatasan utara, dan pasukan yang dipimpin Kurdi yang didukung AS menguasai daerah kantong di timur laut.

Kepala kelompok pemberontak utara Suriah di luar negeri, Hadi al-Bahra mengatakan bahwa pemberontak dapat merebut kota itu dengan cepat karena Hizbullah dan kelompok lain yang didukung Iran terganggu oleh konflik mereka dengan Israel.

Diungkap Hadi, persiapan telah dilakukan sejak tahun lalu untuk serangan di Aleppo, tetapi tertunda oleh perang antara Israel dan Hamas di Gaza.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya