Berita

Pemandangan dari drone memperlihatkan sebuah gedung apartemen terkena serangan drone Rusia, di Ternopil, Ukraina/Reuters.

Dunia

Serangan Drone Rusia Kembali Padamkan Listrik di Ternopil Ukraina

Laporan: Chiesa Arin Selomita
SELASA, 03 DESEMBER 2024 | 13:28 WIB

Kota Ternopil di Ukraina barat kembali kehilangan aliran listrik akibat serangan Drone yang diluncurkan Rusia pada Senin malam, 2 Desember 2024, waktu setempat.

Sebelumnya, wilayah Ternopil juga sempat mengalami pemadaman listrik serupa setelah serangan drone terbesar Rusia yang ditujukan kepada Ukraina sejak awal invasi. 

Akibatnya, satu orang tewas dan beberapa lainnya terluka akibat serangan drone.


“Pekerja energi dan tim penyelamat sedang mengatasi dampak serangan ini. Saya mengimbau untuk menyimpan persediaan air yang cukup dan mengisi daya baterai handphone masing-masing,” ujar Kepala Markas Pertahanan Regional Ternopil, Serhiy Nadal, melalui saluran pesan Telegramnya, dikutip dari Reuters, pada Selasa, 3 Desember 2024. 

Serangan di Ternopil tersebut berlangsung sekitar 2,5 jam, dimulai pada Senin malam pukul 23.30 GMT. Hingga saat ini, skala kerusakan akibat serangan tersebut belum sepenuhnya diketahui. 

Ternopil, yang terletak sekitar 220 km sebelah timur Polandia, negara anggota NATO, menjadi salah satu sasaran utama dalam eskalasi terbaru serangan Rusia. Wilayah ini sebelumnya dianggap relatif aman dibandingkan wilayah timur Ukraina yang lebih dekat dengan garis depan konflik.

Kendati demikian, serangan drone terus menjadi ancaman signifikan bagi infrastruktur sipil di Ukraina barat, dengan dampak yang tidak hanya memutuskan aliran listrik tetapi juga mengganggu kehidupan jutaan warga yang melarikan diri dari konflik di bagian timur negara tersebut.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya