Berita

Menteri Koordinator bidang Pangan, Zulkifli Hasan/Ist

Politik

Kabar Baik Buat Rakyat, Bantuan Beras Berlanjut Tahun Depan

JUMAT, 29 NOVEMBER 2024 | 15:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Koordinator bidang Pangan, Zulkifli Hasan memastikan program bantuan pangan akan diteruskan pada tahun 2025. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Jadi Januari nanti ada 160 ribu ton beras untuk 16 juta penerima," ujarnya usai rapat koordinasi pembahasan transformasi Bulog di kantor Pusat Bulog, Jalan Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat 29 November 2024.

Nantinya setiap keluarga akan menerima 10 kilogram beras. Program bantuan pangan beras akan berlangsung sampai Februari 2025. 


Sejalan dengan itu, Bulog juga akan menyebar beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 150 ribu ton pada periode yang sama.

Dia menghitung, produksi beras nasional pada Januari-Februari 2025 diprediksi tak mencapai 2 juta ton, padahal kebutuhan konsumsinya mencapai 2,6 juta ton.

"Stok Bulog 2 juta (ton). Jadi dengan bantuan pangan, dengan SPHP, maka Bulog 2 bulan akan berkurang 320 ribu ton (bantuan beras),tambah 300 (SPHP) jadi 620 ribu ton. Tapi Bulog nanti Maret-April akan menyerap mungkin 1 juta lebih kurang," jelas Zulhas.

Mantan Menteri Perdagangan itu berharap program ini dapat menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah permintaan tinggi awal tahun.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya