Berita

Mantan Manajer Erik ten Hag mengantongi Rp209 miliar usai dipecat Man United/Net

Sepak Bola

Pergantian Manajer Bikin Kantong Man United Terkuras Rp430 Miliar

JUMAT, 29 NOVEMBER 2024 | 06:36 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Keputusan Manchester United memecat Erik ten Hag dari kursi manajer membuat mereka harus mengeluarkan anggaran yang tak sedikit. 

Ten Hag dipecat MU pada bulan lalu menyusul performa buruk tim musim ini. Di mana Setan Merah terpuruk di luar 10 besar dan bahkan belum pernah menang di kompetisi Eropa.

Dikabarkan ESPN, Kamis 28 November 2024, The Red Devils merogoh kantong sekitar 10,4 juta poundsterling atau sekitar Rp209 miliar sebagai bagian dari kesepakatan kontrak baru yang diteken musim panas lalu.


Setelah memecat Ten Hag, MU kembali harus mengeluarkan 10 juta poundsterling untuk menebus kontrak Ruben Amorim dari Sporting CP. Sebab, Amorim memang masih terikat kontrak dengan klub Portugal itu sampai 2 tahun ke depan.

Tak hanya itu, ada tambahan 1 juta poundsterling agar Amorim tidak harus menjalani one month notice dan bisa langsung bergabung dengan MU setelah jeda internasional.

Artinya MU mengeluarkan total 21,4 juta pound atau sekitar Rp430 miliar untuk pergantian manajer di pertengahan musim ini. Hal ini ditengarai bakal mempersulit langkah MU di bursa transfer tengah musim pada Januari nanti.

Terlebih Setan Merah sudah mencatatkan total kerugian sekitar 312,9 juta poundsterling sebelum pajak selama tiga tahun. Sehingga MU dipaksa menghemat anggaran agar tidak melanggar aturan finansial.

Upaya penghematan ini sudah dilakukan MU dengan melakukan PHK terhadap 250 pegawainya sejak musim panas usai kedatangan Sir Jim Ratcliffe.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya