Berita

Wakil Menteri Koperasi, Ferry Juliantono/Ist

Bisnis

Wamenkop Minta UKM Penerima CSR Bikin Koperasi

KAMIS, 28 NOVEMBER 2024 | 19:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Koperasi mendorong komunitas atau pelaku Usaha Kecil-Menengah (UKM) penerima manfaat corporate social responsibility atau CSR membentuk badan usaha koperasi demi keberlanjutan usahanya.

Hal ini disampaikan Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono dalam acara Indonesia Sustainable Development Goals Awards (ISDA) 2024, di Jakarta, Kamis 28 November 2024.

"Kementerian Koperasi (Kemenkop) akan mendukung pendirian badan-badan usaha koperasi tersebut," kata Ferry.


Terlebih lagi saat ini Kemenkop memiliki layanan permodalan seperti Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB-KUMKM) yang sudah diminta mengurangi pembiayaan kegiatan koperasi simpan pinjam.

"Kami sudah minta LPDB-KUMKM untuk 80 persen membiayai koperasi-koperasi produsen, atau kegiatan lain yang lebih produktif," tukas Wamenkop.

Bahkan, Kemenkop memiliki program transformasi koperasi, di mana koperasi tidak hanya sebagai penyedia bahan baku, tapi juga bahan industri.

Wamenkop lantas mengungkapkan komitmen pemerintah terhadap aneka program Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai wujud amanat dari dunia untuk melaksanakannya di negara masing-masing dengan berbagai kebijakan strategis.

Bagi Kemenkop, SDGs bertujuan untuk kemakmuran, keadilan, dan kelestarian lingkungan yang mirip dengan perjuangan koperasi. 

"Selain sebagai sokoguru perekonomian bangsa, koperasi juga bercita-cita memastikan keadilan sosial di Indonesia lebih cepat terjadi," demikian Ferry Juliantono.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya