Berita

Wali Kota Medan, Bobby Nasution menerima dana CSR dari PT PELINDO/Ist

Nusantara

Bobby Nasution Terima Rp 1,7 Miliar CSR dari 4 Perusahaan BUMN

SELASA, 26 NOVEMBER 2024 | 23:24 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Empat perusahaan berstatus Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyerahkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Pemko Medan, Selasa, 26 November 2024. Dana bernilai total Rp 1,7 miliar itu, diterima langsung oleh Wali Kota Medan, Bobby Nasution di Balai Kota Medan.

Empat perusahaan pemberi CSR tersebut yakni PT Pelindo, PT Hutama Karya, PT Pegadaian dan PT Angkasa Pura. Dimana PT Pelindo memberikan CSR sebesar Rp.499.968.000 untuk 4.960 orang selama 6 bulan , PT Hutama Karya sebesar Rp.249.984.000 untuk 2.480 orang selama 6 bulan.

Kemudian, PT Pegadaian memberikan CSR sebesar Rp.499.968.000 sebanyak 4.960 orang selama 6 bulan. Lalu, PT Angkasa Pura sebesar Rp.499.968.000 untuk 4.960 orang selama 6 bulan. 


“CSR ini nantinya kami peruntukkan untuk membantu masyarakat pekerja rentan sehingga mereka terkover BPJS Ketenagakerjaan,” kata Bobby Nasution seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOLSumut.

Bobby Nasution menjelaskan, di bidang kesehatan ada Universal Health Coverage (UHC), sedangkan di bidang ketenagakerjaan namanya Universal Coverage Jamsostek (UCJ). 

“Untuk program UHC, seluruhnya dianggap sudah berlangganan BPJS Kesehatan. Nah kita juga ingin agar seluruh pekerja rentan bisa terkover BPJS Ketenagakerjaan. Misalnya, jika ada kecelakaan kerja hingga meninggal dunia bisa terkover sampai Rp.40 juta dan memberikan beasiswa kepada anak sampai Rp.170 juta,” jelasnya.

Oleh karenanya, bilang Bobby Nasution, bantuan CSR dari keempat Perusahaan BUMN itu kepada pekerja rentan. 

“Capaian (BPJS Ketenagakerjaan) saat ini masih 50%. Sisanya ingin terus kita capai,” paparnya.[R]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya