Berita

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Senin, 25 November 2024/RMOL

Pertahanan

Alokasi Anggaran 2025

Jauh di Bawah Omzet Judol, Segini Anggaran yang Diajukan Kemhan

SENIN, 25 NOVEMBER 2024 | 16:32 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengajukan anggaran untuk tahun 2025 sebesar Rp166 triliun. Angka ini jauh di bawah omzet judi online (judol) yang dalam hitungan beberapa bulan bisa meraup Rp900 triliun.

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menuturkan bahwa alokasi anggaran yang diajukannya ke Komisi I DPR sebesar Rp166 triliun namun belum dapat diajukan maupun disahkan lantaran belum ada daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA).

“Kita alokasinya Rp166 (triliun), 2025. Tapi kita belum tahu, karena dipanya belum diterima. Jadi ini merupakan baru pagu sementara,” kata Sjafrie Sjamsoeddin, usai rapat bersama Komisi I DPR di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Senin, 25 November 2024.


Ia mengatakan dalam rapat tertutup sesi kedua tadi dengan Komisi I DPR RI belum membicarakan soal anggaran Kementerian Pertahanan. Namun, ia berjanji bakal menyampaikan secara transparan ke masyarakat terkait anggaran yang diajukan Kemhan untuk tahun 2025 ini. 

“Kita belum bicara anggaran, karena Dipa-nya sendiri saya belum dapat. Kalau dipa anggaran 2025 sudah dapat tentunya kita akan secara terbuka menyampaikan,” ujar dia.

Pihaknya menegaskan bahwa Kemenhan tidak akan mengajukan anggaran tahun 2025 jika belum mendapatkan restu dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Tetapi ada hal yang penting untuk diketahui oleh masyarakat bahwa semua anggaran pertahanan yang dipergunakan mulai  2025 itu sebelum kita ajukan, itu harus direview oleh BPKP untuk mendapatkan kelayakan, apakah ini penggunaannya sesuai cocok dengan kebutuhan yang diinginkan,” tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya