Berita

Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani/Rep

Politik

Ahmad Muzani Tolak Komentari Cawe-cawe Jokowi di Pilkada

SENIN, 25 NOVEMBER 2024 | 12:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto meminta Presiden Prabowo Subianto bersikap tegas terhadap pihak-pihak yang mencoba mengintervensi Pilkada Serentak 2024. 

Termasuk menegur Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi yang dinilai terlalu ikut campur dalam proses Pilkada yang akan berlangsung Rabu lusa, 27 November 2024.

Menanggapi hal ini, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, irit bicara saat ditemui usai menyerahkan dana bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores, Nusa Tenggara Timur di Kantor Pusat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Senin, 25 November.


Muzani menegaskan bahwa saat ini telah memasuki masa tenang dan harus dihormati oleh semua pihak untuk menjaga suasana kondusif menjelang hari pemungutan suara.

"Ini hari tenang, jangan bicara pilkada," kata Muzani yang juga menjabat Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) itu.

Menurutnya, masa tenang adalah momen yang diberikan kepada masyarakat untuk merenungkan dan menentukan pilihan tanpa intervensi atau polemik politik. 

Muzani menilai bahwa pembicaraan mengenai tudingan atau isu sensitif seperti ini tidak semestinya terjadi di saat-saat krusial menjelang Pilkada.



Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya