Berita

Bursa Efek Indonesia/RMOL

Bisnis

Pola Transaksi Tidak Wajar, Lima Emiten Berada dalam Pantauan BEI

SENIN, 25 NOVEMBER 2024 | 11:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ada  lima emiten dengan indikasi pola transaksi yang tidak wajar atau di luar kebiasaan (Unusual Market Activity). Bursa Efek Indonesia (BEI) mengawasi dengan ketat lima emiten tersebut. 

Dalam keterbukaan informasi yang dikutip Senin 25 November 2024 disebutkan bahwa lima emiten tersebut adalah PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS), PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), PT Newport Marine Services Tbk (BOAT), PT Global Sukses Digital Tbk (DOSS), dan PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH).

Sebelumnya Bursa telah mengumumkan penghentian sementara Perdagangan terhadap saham PSAB di pasar reguler dan tunai pada tanggal 6 Maret 2024 dalam rangka cooling down, dan Unusual Market Activity (UMA) pada tanggal 31 Januari 2024 atas perdagangan saham PSAB.


Informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah informasi tanggal 21 November 2024 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia perihal penunjukan/perubahan Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik.

Bursa mengatakan, pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal. 

Investor diharapkan memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi Bursa. 

Bursa juga mengingatkan agar investor mencermati kinerja emiten dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana corporate action emiten apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham ( RUPS ), mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya