Berita

Tangkapan layar Pakar intelijen, Connie Rakahanduni dalam podcast Akbar Faizal Uncensored, pada Jumat malam, 22 November 2024/Repro

Politik

Connie Heran Hasto Bakal Dijadikan Tersangka

MINGGU, 24 NOVEMBER 2024 | 00:17 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Informasi mengenai Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto akan ditetapkan sebagai tersangka, membuat heran pakar intelijen Connie Rakahanduni.

Dia menyampaikan hal tersebut dalam podcast Akbar Faizal Uncensored, yang hadir sebagai narasumber bersama Hasto, ditayangkan perdana pada Jumat malam, 22 November 2024.

Connie mengaku diinformasikan oleh koleganya yang juga aparata penegak hukum, mengenai rencana penetapan Hasto sebagai tersangka.


"File-nya itu sudah siap, bahwa beliau (Hasto) tersangka itu tinggal diumumkan," ujar Connie dikutip Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL  pada Sabtu, 23 November 2024.

Dalam pembicaraan tersebut, Connie mendapati alasan Hasto ingin ditersangkakan, yang ternyata terkait dengan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 di beberapa wilayah pemilihan gubernur dan wakil gubernur (pilgub).

"Dia bilang gini; 'sahabat loe tolong loe bilangin, berhenti bersuara keras, utamanya berjuangnya di Sumatera Utara, dan di Jawa Tengah, dan di DKI juga," urainya.

Yang membuat Connie tambah heran, Hasto juga bakal ditetapkan sebagai tersangka bukan dalam kasus pilkada, tetapi kasus usang yang telah lama tidak selesai ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Nah, buat aku ini kan mengingatkan beberapa bulan yang lalu. Gue di-warning yang sama juga kan. Jadi negara ini tuh menurut aku jadi lucu juga ya," keluhnya.

"Kita nih rakyat, bayar pajak makin besar-makin besar dengan segala macam, tapi ujung-ujungnya semua tuh kayak-kayak sandiwara politik," demikian Connie menambahkan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya