Berita

Connor McGregor/Tangkapan layar RMOL

Dunia

Terbukti Lakukan Penganiayaan, Petarung UFC McGregor Didenda Rp1,4 Miliar

SABTU, 23 NOVEMBER 2024 | 09:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Atlet beladiri asal Irlandia Conor McGregor terbukti bersalah melakukan penganiayaan dan percobaan perkosaan terhadap seorang wanita bernama Nikita Hand.

Dalam putusan yang dibacakan juri pengadilan sipil di Irlandia pada Jumat 22 November, McGregor diwajibkan membayar 250.000 Euro (Rp4,1 miliar) kepada Hand.

Dikutip dari Associated Press, Sabtu 23 November 2024, dalam laporannya Hand mengatakan penyerangan terjadi pada malam 9 Desember 2018, membuatnya mengalami luka memar parah dan menderita gangguan stres pascatrauma.


McGregor bersaksi bahwa dia tidak pernah memaksa wanita itu untuk melakukan sesuatu yang bertentangan dengan keinginannya dan mengatakan bahwa Hand mengarang tuduhan setelah keduanya melakukan hubungan seks atas dasar suka sama suka. 

Pengacara McGregor bahkan menyebut Hand sengaja mencari keuntungan.

Petarung yang namanya sempat berjaya di ajang Ultimate Fighting Championship (UFC) itu menggelengkan kepalanya saat juri yang terdiri dari delapan wanita dan empat pria mengumumkan keputusannya setelah berunding selama sekitar enam jam di Pengadilan Tinggi di Dublin.

Ia dikerumuni kamera saat meninggalkan pengadilan tetapi tidak berkomentar. Ia kemudian mengatakan di platform sosial X bahwa ia akan mengajukan banding atas putusan tersebut.

Suara Hand bergetar dan tangannya gemetar saat membaca pernyataan di luar gedung pengadilan, yang mengatakan bahwa dia tidak akan pernah melupakan apa yang terjadi padanya tetapi sekarang akan dapat melanjutkan hidupnya. 

Dia mengucapkan terima kasih kepada keluarganya, pasangannya, teman-temannya, juri, hakim, dan semua pendukung yang telah menghubunginya secara daring, terutama putrinya.

"Dia telah memberi saya begitu banyak kekuatan dan keberanian selama enam tahun terakhir melewati mimpi buruk ini untuk terus berjuang demi keadilan," katanya. 

"Saya ingin menunjukkan (kepadanya) dan setiap anak perempuan dan laki-laki lainnya bahwa Anda dapat membela diri sendiri jika sesuatu terjadi pada Anda, tidak peduli siapa orangnya, dan keadilan akan ditegakkan," lanjut Hand.

Pengacaranya mengatakan kepada juri bahwa McGregor marah tentang perkelahian yang telah membuatnya kalah di Las Vegas dua bulan sebelumnya dan melampiaskannya pada kliennya.

"Dia bukan pria, dia pengecut," kata pengacara John Gordon dalam pidato penutupnya. 

"Pengecut yang licik dan Anda harus memperlakukannya sebagaimana adanya," ujarnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

IKA BEM Nusantara Ajak Elemen Bangsa Dukung Program Ketahanan Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:56

Bergerak Bersama Menuju Sila Kelima Pancasila

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:30

TNI Tembus Medan Terjal Salurkan 2 Ton Logistik di Kabupaten Puncak

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:09

Buka Turnamen Tenis Beregu

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:42

531 Atlet Taekwondo Terbaik Asia Siap Bertarung Demi Kehormatan Negara

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:24

Prabowo Harus Rombak Kabinet Buntut Tingkat Kepuasan Publik Melorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:04

Zanzabella Singgung "Si Ono" dan Rekaman CCTV: Pertengkaran Pasti Ada Sebabnya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:35

Pelaporan ESG Tahun 2026 Indonesia

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05

Ustaz Novel: LGBT Bahaya Laten dengan Daya Rusak Luar Biasa

Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:39

Tragedi KM Mutiara Sentosa 2: Keluarga Cemas Banyak Penumpang Tak Masuk Manifes

Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:53

Selengkapnya